by

Kota Banjar Kini Genap Berusia 15 Tahun

Kota Banjar, LINTAS PENA

Hari Rabu, 21 Februari 2018, Kota Banjar genap berumur 15 tahun. Dalam usianya yang masih muda, kota yang berada di paling ujung timur Provinsi Jawa Barat ini , ternyata mampu mensejajarkan diri dengan kabupaten atau kota lainnya di tanah air.

Hari jadi sebuah kota merupakan salah satu momentum untuk meningkatkan semangat pembangunan dan pengembangan daerah pada semua lapisan masyarakat. Saat yang tepat melakukan refleksi, evaluasi dan resolusi diri dalam upaya menjangkau masa depan yang jauh lebih baik, aman mandiri dan sejahtera.

Kota Banjar yang melepaskan diri dari induknya yakni Kabupaten Ciamis, terus memacu diri dalam semua bidang kehidupan kemasyarakatan, ditunjang dengan pembangunan infrastruktur yang semakin lengkap. Pesatnya pembangunan, telah mengubah Kota Banjar yang sebelumnya hanya kota kecil, berubah menjadi lebih maju dan bersinar.

Pada acara Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Banjar dalam rangka memperingati hari jadi pemerintah Kota Banjar ke-15 ini, kata sambutannya disampaikan oleh Plt.Walikota Banjar drg. H. Darmadji Prawirasetiia, M.Kes,  sementara  Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih,   M.Si cuti karena mengikuti pencalonannya sebagai Walikota Banjar pada Pilkada 2018 mendatang.

Peringatan hari jadi ini,menurut drg. H. Darmadji Prawirasetiia, M.Kes, tiada lain adalah sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah dilimpahkan oleh Allah SWT dan lebih dari itu, hari jadi Kota Banjar hendaknya dapat kita jadikan sebagai wahana dan momentum untuk mengintrospeksi diri, serta merenungi semua yang telah kita lakukan dimasa sebelumnya, sehingga kita menyadari, sejauh mana kita telah berbuat untuk sesama, untuk masyarakat dan untuk sang Khaliq yang telah memberi kita kehidupan.

Dengan bertambahnya usia Kota Banjar ini, mari kita renungkan sejenak atas pengabdian kita bagi kemajuan daerah ini, mencermati kembali lebih jauh problematik yang menjadi hambatan, gangguan dan sekaligus kita jadikan sebagai tantangan untuk membangun Kota Banjar kearah yang lebih baik lagi dimasa yang akan datang, guna meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat.

Acara peringatan seperti ini janganlah sekedar mengingatkan kita pada nilai historis semata atau hanya sebagai kenangan, seharusnya peringatan ini semakin menggugah hati nurani kita semua selaku warga Kota Banjar, disamping memaknai sebagai ungkapan rasa syukur dan wujud perasaan bangga kita semua atas terbentuknya Kota Banjar 15 tahun yang lalu.

Tema yang kita ambil untuk hari jadi Kota Banjar ke-15 ini adalah “BANJAR GUMILANG CAANG BARANANG“. Seiring dengan tema tersebut tentunya kita semua diharapkan dapat lebih bersemangat dan terus bekerja keras untuk melaksanakan pembangunan dan memperkokoh pondasi yang akan menjadi landasan yang kuat dalam pencapaian tujuan dimasa yang akan datang yaitu mensejahterakan masyarakat Kota Banjar secara lahir dan bathin.

Pada kesempatan yang penuh arti ini, saya mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga kepada seluruh komponen masyarakat, kaum intelektual dan profesional lainnya di Kota Banjar, yang dengan penuh antusias dan dedikasi yang tinggi, menyampaikan aspirasi dan harapannya dalam menentukan arah pembangunan Kota Banjar serta bersama-sama merealisasikannya sehingga secara bertahap lahirlah Kota Banjar yang merupakan kristalisasi dari pemikiran bersama sebagai wujud rasa memiliki dan tanggungjawabnya untuk membangun daerah sendiri sehingga berkembang sejajar dengan Kabupaten/Kota lain khususnya di Jawa Barat. Inilah yang telah menjadi mandat untuk dilaksanakan bersama.

Peringatan Hari Jadi Kota Banjar ke-15 tahun 2018 ini merupakan tahun kelima dimasa jabatan saya dan alhamdulillah upaya pembangunan Kota Banjar menuju masyarakat sejahtera sudah dan sedang kita laksanakan bersama dan sampai saat ini sudah cukup berhasil dan keberhasilannya mulai dirasakan oleh masayarakat.

Pada kesempatan ini, saya sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berupaya memenuhi sarana dan prasarana kota, infrastruktur pemerintahan dan pedesaan sebagai pondasi untuk pembangunan Kota Banjar. Pemerintah kota telah tanggap terhadap aspirasi dan tuntutan masyarakat yang menginginkan perubahan kearah yang lebih baik serta berupaya membangun sumber daya manusia yang madani dan sumber daya manusia yang memiliki keahlian, karena pembangunan harus sejalan dan seimbang antara pembangunan fisik infrastruktur kota dengan pembangunan sumber daya manusia termasuk didalamnya sumber daya aparatur para pelaksana dan penyelenggara pemerintahan kota yang aspiratif, inovatif dan kompetitif.

Disamping itu pula tahun 2018 ini merupakan tahun politik, dimana tahun ini akan dilaksanakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Pilkades serentak sebanyak lima desa. Oleh karena itu saya mengingatkan dan menghimbau agar kita semua dapat menyalurkan hak demokrasi dan senantiasa menjaga kondusifitas dan stabilitas keamanan lingkungan.

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Banjar Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjar Tahun 2014-2018, bahwa visi dan misi Kota Banjar adalah“DENGAN IMAN DAN TAQWA KITA WUJUDKAN MASYARAKAT KOTA KOTA BANJAR YANG AGAMIS, MANDIRI DAN SEJAHTERA MENUJU BANJAR AGROPOLITAN”, Untuk mewujudkan visi tersebut, Kota Banjar mengemban 4 misi yaitu :

  1. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM);
  2. Meningkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE);
  3. Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup;
  4. Meningkatkan Kesadaran dan ketaatan hukum serta’tata kelola pemerintahan secara profesional untuk menjamin terciptanya Good Governance dan Clean Goverment.

Adapun garis besar realisasi capaian Visi dan Misi yang telah dilaksanakan sampai dengan tahun 2017, diantaranya adalah:

Misi Pertama terdiri dari sembilan sasaran strategis dan enam puluh enam indikator. Rata-rata capaian indikator sasaran strategis adalah sebesar 99,28 persen. Indikator sasaran strategis dengan capaian tertinggi adalah indikator sektor kesehatan yaitu Menurunnya angka kematian bayi.

Misi Kedua, terdiri dari sepuluh sasaran strategis dan 24 indikator sasaran. Rata-rata capaian indikator adalah 77,56 persen. Indikator sasaran dengan capaian tertinggi adalah indikator Penyerapan tenaga kerja.

Misi Ketiga, terdiri dari lima sasaran strategis dan 12 indikator sasaran. Rata-rata capaian indikator adalah 91,32 persen. Indikator sasaran strategis dengan capaian tertinggi adalah Cakupan penanganan sampah.

Misi Keempat, terdiri dari delapan sasaran strategis dengan 28 indikator sasaran. Rata-rata capaian kinerja indikator sasaran adalah 79,49 persen. Indikator sasaran dengan capaian tertinggi adalah IKM Pelayanan Perijinan.

Dari sekilas uraian capaian kinerja misi diatas, maka dapat kita simpulkan bahwa kinerja Pemerintah Kota Banjar sampai dengan tahun 2017 sudah mencapai 86,91 persen. Kiranya tidak berlebihan jika di sisa waktu periode RPJMD 2014-2018 kita dapat menyelesaikan target kinerja.

Salah satu indikator atas pelaksanaan visi dan misi pemerintah Kota Banjar adalah diraihnya beberapa penghargaan atas keberhasilan pembangunan pada tahun 2017 sampai awal 2018, diantaranya :

  1. Tanggal 31 Januari 2017, penghargaan wahana tata nugraha tahun 2016 dari Kementrian Perhubungan RI. Penghargaan diserahkan oleh Sekjen Perhubungan darat kemenhub RI, Hindro Surahmat;
  2. Tanggal 09 Maret 2017, Penghargaan Realisasi Penyaluran Raskin/ Rastra terbaik 2016 Kategori Dukungan APBD terhadap Kelancaran Harga Tebus Raskin/ Rastra dari Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan pada Launching Program Subsidi Beras Sejahtera (Rastra) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tingkat Prov – Jawa Barat Tahun 2017 di Gedung Sate Bandung;
  3. Tanggal 13 April 2017, Penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara (APN) 2017, Hasil Penilaian Tim Penilai Provinsi Jawa Barat terhadap Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Banjar Tahun 2017, Peringkat Ke-Tiga Kategori Kota dengan Dokumen Perencanaan Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2017, Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat Tahun 2018, Kamis, 13 April 2017 di Dago Intercontinental Hotel Bandung;
  4. Tanggal 25 April 2017, Penghargaan Prestasi Kinerja terbaik se-Indonesia dengan Predikat Sangat Tinggi dalam Penyelengggaraan Pemerintahan Daerah dari Kementerian Dalam Negeri, berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Kota Banjar Tahun 2015, diserahkan oleh Menkopolhukam, Wiranto didampingi Mendagri, Tjahyo Kumolo pada Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XXI di Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur;
  5. Tanggal 02 Juni 2017, Kota Banjar kembali mempertahankan hasil tertinggi yaitu mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan yg diserahkan oleh BPK RI perwakilan Jawa Barat atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2016, ini merupakan WTP yang Ke-Tujuh kalinya;
  6. Tanggal 12 Juli 2017, Kota Banjar meraih Penghargaan PASTIKA PARAHITA dari Kementerian Kesehatan RI/Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit atas ditetapkannya Kawasan Tanpa Rokok;
  7. Tanggal 22 Juli 2017, Kota Banjar mendapat Penghargaan Kota Layak Anak pada kategori Pratama, Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN)di Pekanbaru, Riau;
  8. Tanggal 02 Agustus 2017, Penghargaan Adipura yang ke-lima kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, pada acara puncak peringatan hari lingkungan hidup di Auditorium Manggala Wanabhakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia;
  9. Tanggal 06 September 2017, Kota Banjar Mendapat Penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Atas Prestasi Kinerja Tertinggi  Kota/ Kabupaten Tingkat Jawa Barat Dalam Laporan  Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2015. Di Aula Barat Gedung Sate;
  10. Tanggal 07 September 2017, Pemerintah Kota Banjar Juga Mendapatkan Penghargaan dari Universitas Gadjah Mada Sebagai Pemerintah Daerah Dengan Indeks Keuangan Daerah Terbaik Ke-dua Tahun Anggaran 2015;
  11. Tanggal 14 September 2017, Bertempat di Istana Negara Pemerintah Kota Banjar Menerima Plakat Penghargaan Dari Presiden dan Menteri Keuangan karena telah Meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian Selama Lima Tahun Berturut-Turut sejak 2012-2016;
  12. Tanggal 10 Nopember 2017, bertempat di Kantor Kementrian Dalam Negeri Jakarta, Walikota Banjar menerima Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha, dari Menteri Dalam Negeri atas Nama Presiden Republik Indonesia diberikan Pemerintah Daerah dan Kepala Daerah yang Berkinerja Terbaik;
  13. Tanggal 13 Nopember 2017, bertempat di Halaman Gedung Sate, Pemerintah Kota Banjar menerima Penghargaan Prestasi dalam bidang Bebas BAB Terbuka/ODF Peringkat ke-3 dari Gubernur Jawa Barat;
  14. Tanggal 10 Desember 2017, Kota Banjar meraih Penghargaan Kota Peduli Hukum dan Hak Azasi Manusia dari Kementerian Hukum dan HAM RI di The Sunan Hotel, Solo, Jawa Tengah;
  15. Tanggal 20 Desember 2017, Kota Banjar meraih Penghargaan Tingkat Nasional, yaitu Anugerah Satyalencana Kebaktian Sosial dari Presiden RI, pada puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2017 di Lapangan Ma­kodam V Brawijaya, Surabaya, Jawa Timur, Penghargaan diserahkan Menteri Koor­dinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani didampingi Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa. Anugerah ini diterima karena Kota Banjar dinilai berhasil dalam peningkatan kesejahteraan dan penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial di Kota Banjar melalui pelaksanaan re­habilitasi RTLH, bantuan sosial kepada masyarakat tidak mampu, lansia dan disabilitas, penanganan serta penang­gulangan bencana serta pemberdayaan masyarakat dalam upaya peningkatan pelatihan dan keterampilan usaha ekonomi, sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat;
  16. Tanggal 25 Januari 2018, Pemerintah Kota Banjar Meraih Penghargaan dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Republik Indonesia atas Prestasi dalam Akuntabilitas Kinerja Tahun 2017 dengan Predikat nilai B bersama 62 Kabupaten/ Kota lainnya. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri PAN RB, Asman Abnur di Radison Hotel, Batam.

Pada tahun 2018 ini Pemerintah Kota Banjar mempunyai program prioritas berdasarkan 4 misi, diantaranya:

  1. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM);

Sejak awal berdiri, Kota Banjar berkomitmen untuk memajukan pendidikan dengan menggratiskan biaya pendidikan sampai dengan jenjang pendidikan menengah. Meskipun saat ini kewenangan pendidikan menengah (SMA Sederajat) menjadi kewenangan provinsi, namun Pemerintah Kota Banjar masih mengalokasikan anggaran, diantaranya dengan Hibah dan Bantuan Keuangan untuk program Banjar Cerdas. Untuk bantuan keuangan SMA dan SMK Negeri dialokasikan sebesar Rp.4.000.000.000,- (empat milyar rupiah), Hibah kepada MA Negeri sebesar Rp 143.500.000,- (seratus empat puluh tiga juta lima ratus ribu rupiah), dan Hibah kepada SMA/SMK/MA Swasta sebesar Rp 1.313.900.000,- (satu milyar tiga ratus tiga belas juta sembilan ratus ribu rupiah).

Untuk sektor kesehatan Pemerintah Kota Banjar  menggratiskan biaya di Puskesmas untuk pelayanan kesehatan dasar (biaya pendaftaran, rekam medis, cabut gigi susu anak, pemeriksaan sputum/ dahak). Pada tahun 2018 mengalokasikan anggaran program Upaya Kesehatan Masyarakat Rp. 15.060.332.442,- (lima belas milyar enam puluh juta tiga ratus tiga puluh dua ribu empat ratus empat puluh dua rupiah) dan Program Obat dan Perbekalan Kesehatan sebesar Rp 860.542.000,- (delapan ratus enam puluh juta lima ratus empat puluh dua ribu rupiah);

Adapun anggaran untuk Program Banjar Sehat adalah sebesar Rp.6.300.000.000,- (enam milyar tiga ratus juta rupiah). Anggaran tersebut dialokasikan untuk Pelayanan Kesehatan Dasar bagi pemegang Kartu Banjar Sehat dan/ SKTM agar bisa dilayani di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit rujukan.

Dalam rangka memperluas cakupan pelayanan kesehatan rujukan, Pemerintah Kota Banjar pada tahun 2017 mulai membangun RSUD Langensari dan pada tahun 2018 dialokasikan kembali untuk melanjutkan pembangunan tersebut sebesar Rp 15.000.000.000,- (lima belas milyar rupiah) dari APBD Kota Banjar dan Rp 25.000.000.000,- (dua puluh lima milyar rupiah) dari APBD Provinsi, dan ditargetkan selesai pembangunan fisik pada tahun ini. Sementara untuk pengadaan Alat Kesehatan dialokasikan sebesar Rp. 15.000.000.000.- (lima belas milyar rupiah) dari APBD Kota Banjar.

  1. Meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi (LPE);

Dalam mencapai misi kedua, Pemerintah Kota Banjar terus berupaya untuk meningkatkan daya beli masyarakat, realisasi investasi, peningkatan belanja pemerintah dan berupaya untuk memperluas pangsa pasar produk-produk usaha yang berbasis UMKM.

Adapun program-program unggulan tersebut mencakup:

  1. Pengembangan sektor Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan industri dengan alokasi anggaran kurang lebih tiga koma tujuh milyar rupiah.
  2. Peningkatan realisasi investasi dengan alokasi anggaran kurang lebih satu koma dua milyar rupiah.
  3. Peningkatan ketahanan pangan dan produksi pertanian, dengan alokasi anggaran kurang lebih lima koma sembilan milyar rupiah.
  4. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup;

Program unggulan yang mendukung pencapaian misi ketiga diantaranya:

  1. Program pengembangan kinerja persampahan, alokasi anggaran kurang lebih satu koma enam milyar rupiah
  1. Program pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup dengan alokasi anggaran tujuh ratus lima puluh juta rupiah.
  2. Program perlindungan dan konservasi Sumber Daya Alam, dengan alokasi anggaran kurang lebih empat milyar rupiah.
  3. Program pengelolaan Ruang Terbuka Hijau dan Peningkatan pengendalian Polusi dengan alokasi anggaran kurang lebih tiga setengah milyar.
  4. Meningkatkan kesadaran dan ketaatan hukum serta tata kelola pemerintahan secara profesional untuk menjamin terciptanya Good Governance dan Clean Goverment.

Untuk mewujudkan misi tersebut, Pemerintah Kota Banjar memprioritaskan program-program pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan pengawasan dan meningkatkan kualitas aparatur. Alokasi anggaran sebesar kurang lebih delapan ratus juta untuk pengawasan dan kurang lebih dua milyar untuk pembinaan dan pengembangan aparatur.

Terealisasinya visi dan misi Kota Banjar tersebut tentu saja bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, melainkan juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh stakeholder serta masyarakat Kota Banjar secara keseluruhan.

Semua penghargaan yang diraih adalah keberhasilan kita bersama yang tentu saja merupakan buah dari kerja keras kita semua. Untuk itu, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak atas dukungan dan partisipasi yang telah diberikan. Namun demikian, penghargaan ini bukanlah merupakan tujuan akhir tetapi harus dijadikan landasan untuk terus meningkatkan dan memperbaiki kinerja bersama serta menjadi motivasi bagi kita semua untuk selalu berbuat yang terbaik dan menjadi lebih baik lagi.

Kedepan, masih banyak agenda-agenda lain yang memang telah kita rencanakan, baik yang baru akan kita mulai maupun yang bersifat lanjutan, semuanya merupakan agenda-agenda pembangunan yang akan sangat membutuhkan semangat pengabdian yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya.(HUMAS/AJAT SUDRAJAT/ADVERTORIAL)***

 

Comment

News Feed