by

Irjen Pol (Purn) Dr.H.Anton Charliyan,MPKN: “Pendidikan Agama Sejak Usia Dini,Sangat Penting…!!”

Kota Tasik, LINTAS PENA

Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol.(Purn) Dr.H.Anton Charliyan,MPKN sangat perhatian terhadap pendidikan agama di dalam keluarganya. Betapa tidak…!! Jika sedang berada di rumah dan bercengkrama dengan keluarga, terutama usai shalat Maghrib, maka Anton Charliyan pun selalu memanggil cucunya untuk menge-test hapalan kitab suci Al Qur’an meski hanya sebuah surat pendek (bacaan Juz Amma).

Hal ini disaksikan LINTAS PENA saat sowan ke rumahnya Jln.Kapten Naseh Simpang Lima – Kota Tasikmalaya, hari Jum’at kemarin. Abah Anton panggilan akrab di keluarganya, beliau memanggil cucu cucu kesayangannya Neng Kandara dan Dede Maliq,giliran membaca Al Qur’an  surat pendek yang ternyata mereka sudah pintar menghafalnya.

“Alhamdulillah cucu Abah, Neng Kandara dan Dede Malik sudah pintar pintar menghafal Al Qur’an,”pujinya bangga disampaikan kepada kedua cucunya itu.

Kepada LINTAS PENA, Anton Charliyan menyampaikan bahwa menerapkan pendidikan agama sejak usia dini,sangat penting. Sebab, pendidikan agama merupakan benteng pertahanan yang harus kokoh. Dia mencontohkan, fasilitas

modern seperti handphone, dan internet, menjadi sarana yang digunakan oleh jaringan narkoba untuk merusak pembentukan karakter di kalangan remaja dan usia anak sekolah. “Nah, jika pendidikan agama sebagai benteng pertahanan yang ada pada diri anak anak  itu rapuh, maka kita bisa membayangkannya….”tuturnya.

Jenderal polisi yang nyantri ini menjelaskan, bahwa agama sangatlah penting dalam kehidupan manusia. Demikian pentingnya agama dalam kehidupan manusia, sehingga diakui atau tidak sesungguhnya manusia sangatlah membutuhkan agama dan sangat dibutuhkanya agama oleh manusia. Tidak saja di massa premitif dulu sewaktu ilmu pengetahuan belum berkembang ,tetapi juga di zaman modern sekarang sewaktu ilmu dan teknologi telah demikian maju.

Menurutnya, agama merupakan sumber moral manusia sangatlah memerlukan akhlaq atau moral, karena moral sangatlah penting dalam kehidupan. Moral adalah mustika hidup yang membedakan manusia dari hewan. Manusia tanpa moral pada hakekatnya adalah binatang dan manusia yang membinatang ini sangatlah berbahaya, ia akan lebih jahat dan lebih buas dari pada binatang buas sendiri.  “Tanpa moral kehidupan akan kacau balau, tidak saja kehidupan perseorangan tetapi juga kehidupan masyarakat dan negara, sebab soal baik buruk atau halal haram tidak lagi dipedulikan orang. “katanya.

Selain itu, lanjut Anton Charliyan, bahwa agama merupakan petunjuk kebenaran seraya mengutif firman Allah SWT “Sesungguhnya telah kami turunkan al-Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran agar kamu memberi kepastian hukum di antara manusia dengan apa yang telah ditunjukkan oleh Allah kepadamu” (QS.an-Nisa’, 105)

“Demikian pula, agama  merupakan sumber informasi tentang masalah metafisika serta agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia, baik dikala suka maupun di kala duka,”pungkasnya.(REDI MULYADI)***

 

Comment

News Feed