Pemkab OKI MenggelarTradisi Lebaran Adat Istiadat Midang Morge Siwe

OKI Sumsel , LINTAS PENA

Kayuagung Morge Siwe Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten OKI memiliki beragam adat istiadat budaya, yang salah satunya dinamakan Adat Istiadat Midang ( Arak Arakan ). Adat Istiadat Midang Morge Siwe ini merupakan kegiatan arak-arakan atau lebih mirip karnaval dengan mengenakan pakaian Anggun adat daerah terutama pakaian adat pengantin pernikahan.

Biasanya midang ini digelar untuk acara pernikahan arak arak,an atau berbaris baris keliling di ikuti muda mudi berpasang pasangan berpakai adat istiadat laki laki berpakaian setelan kemeja berdasi dilapisi setelan jas dan sepatu hak dan prempuan berpakaian baju kebaya setelan sarung kemban rambut di sanggul mengiringi kedua mempelai paling depan yang akan dinikahkan.

Bahkan oakaian Adat Istiadat Midang ini kini telah telah diagendakan Pemerintah Kab OKI menjadi jadwal rutin setiap tahunnya pada kemeriahan hari raya Idul Fitri di hari Lebaran yang Ke 3 dan ke 4 dan telah menjadi agenda wisata nasional, Jum’at 6/7-2019

Bupati OKI, H. Iskandar, SE, yang diwakili oleh Sekda OKI, H. Husin, S.Pd, MM, saat penyambutan Arak arakan Midang Idul Fitri mengatakan bahwa Pemkab OKI terus dan sangat konsisten dalam mendukung tradisi Adat Istiadat Midang Morge Siwe ini sebagai warisan tradisi budaya leluhur yang sangat bernilai.

“Tradisi Adat Istiadat Midang ini merupakan aset budaya yang sangat diperhatikan, disamping tradisi lainnya di Kabupaten OKI. Kondisi Adat Istiadat midang sampai saat ini masih sangat lestari bahkan berkembang menjadi wisata budaya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten OKI, Ir. Ifna Nurleila mengatakan, bahwa saat ini midang masih menjadi salah satu adat budaya yang bertahan dan dilestarikan di Kabupaten OKI.“Adat arak-arakan ini sudah sejak lama dilakukan, para pelakunya adalah para muda-mudi dalam kelurahan. Dahulu midang dilakukan oleh muda-mudi yang kelurahannya ada hajatan pernikahan, kemudian untuk melestarikannya dikembangkan menjadi agenda tahunan pariwisata setiap tahunnya, tepatnya di setiap lebaran,” ucapnya.

Ia menambahkan, Midang ini sendiri juga menjadi event pariwisata nasional, yang artinya midang bukan hanya milik Kabupaten OKI saja, tapi sudah menjadi salah satu atraksi pariwisata yang terdaftar di Kementerian Pariwisata dan pernah juga ditampilkan di istana negara pada tahun 2007.“Ini (Midang) sudah terdaftar di Kementerian Pariwisata, dan juga pernah ditampilkan di salah satu acara kenegaraan di Istana Negara tahun 2007 yang lalu,” tandasnya.(A.RAHMAN)***

 

Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.