by

Gebrak Masker Oleh TP PKK Desa Sukamukti Bagikan 7150 Masker Gratis

Kab.Tasik LINTAS PENA.

Menindak lanjuti program dari Kemendes,gerakan setengah miliar masker,untuk desa aman COVID-19, bersama pakai masker . Ketua TP-PKK Desa Sukamukti kecamatan Cisayong  Cicih Sukaesih yang didampingi kades Sukamukti O.Hasanudin.membagikan masker ke rumah warga masyarakat di ,desa Sukamukti Kecamatan Cisayong, dalam rangka Gerakan Bersama Pakai Masker (Gebrak Masker), Rabu(23/09/2020).

Secara door to door, Ketua PKK Cicih Sukaesih pun membagikan 7150 masker kain kepada masing-masing anggota keluarga di setiap rumah. Selain itu, Cicih bersama kader PKK lainnya menyosialisasikan pentingnya masker serta bahaya COVID-19, untuk meningkatkan kedisiplinan warga agar terhindar dari penularan.

“Alhamdulillah, warga mengerti pentingnya memakai masker dan mereka menyambut baik pembagian masker ini,” ucap Cicih Sukaesih dalam kesempatan tersebut,kepada LINTAS PENA.

Tak hanya warga penghuni kawasan tersebut, Tim Gebrak Masker juga membagikan masker kepada pedagang dan tukang ojek. Cicih Sukaesih menambahkan, Gebrak Masker juga digelar di seluruh warga desa Sukamukti oleh kader PKK bersama aparatur desa.

“Kami dibantu pak RT,RW membagikan ribuan masker  program Gebrak Masker ini,” katanya.

Adapun Gebrak Masker melaksanakan program kemendes, Ketua TP-PKK Desa Sukamukti Cicih Sukaesih yang didampingi kades Sukamukti O.Hasanudin melepas Tim Gebrak Masker pada Rabu(23/09/2020).

Gebrak Masker akan dibagikan kesetiap warga desa setiap orangnya menerima 2 buah masker,secara gratis,dan usia penerima masker minimal 4 tahun. Pembagiannya dibantu oleh RT/RW setempat.Meski begitu, Tim Gebrak Masker

Menurut Cicih Sukaesih wilayah perkampungan yang rata-rata tidak terdapat kasus COVID-19 juga harus tetap dijaga agar warga tidak lengah atau menurunkan kewaspadaan.

“Masih ada warga yang merasa dirinya akan aman dari penularan, padahal COVID-19 bisa ada di mana saja tanpa memandang tempat dan orangnya,” tutur Cicih.

Cicih Sukaesih menjelaskan, memakai masker pun sama efektifnya dengan penerapan lockdown atau PSBB dalam memutus rantai penularan COVID-19. Kelebihannya, memakai masker tidak akan mengganggu perekonomian karena warga masih bisa beraktivitas di luar.

“Mencuci tangan dan menjaga jarak juga tak kalah penting tapi masker adalah yang utama,” tegasnya.

Di desa Sukamukti TP-PKK dalam Gebrak Masker yang bertujuan membantu pemerintah menanggulangi COVID-19. TP-PKK  desa Sukamukti,Tim Gebrak Masker terdiri dari unsur kader PKK yang dibantu oleh pemerintah desa. Ketua  TP PKK Desa Sukamukti Cicih Sukaesih optimistis tingkat kedisiplinan masyarakat Sukamukti terapkan protokol kesehatan, terutama pakai masker, akan meningkat.

“Kami langsung turun ke masyarakat membagikan masker “Tugas terberat dari PKK  adalah sosialisasi khususnya di wilayah-wilayah terjauh, terpadat, dan jarang mendapatkan informasi, tapi dengan kekuatan luar biasa kader PKK kita bisa lakukan secara maksimal. Intinya PKK desa Sukamukti siap untuk Gebrak Masker,” imbuhnya.

Hal senada dikatakan O.Hasanudin ,kepala desa Sukamukti Menurut ia, sosialisasi dan edukasi penggunaan masker adalah tugas berat yang mesti diselesaikan bersama-sama. Dengan disiplin pakai masker, kata ia, penularan COVID-19 dapat dicegah.

“Kesulitannya adalah menyosialisasikan agar masyarakat, masker itu dipakai, dan mengerti pentingnya memakai masker. Karena saya yakin umumnya masyarakat punya masker mungkin lebih dari satu, tapi mereka enggan memakainya karena alasan tidak enak dipakai, tidak nyaman dan menganggap mereka aman tidak akan terkena COVID-19. Sosialisasi seperti ini sangat penting dan terus-menerus dilakukan agar masyarakat mau memakai masker,” kata Kades Sukamukti dalam arahannya.

O.Hasanudin mengatakan, Kami berharap kesadaram masyarakat ,jika keluar rumah agar selalu pakai masker ,sebagaimana imbauan dari pemerintah ,Social distancing serta rajin mencuci tabgan pakai sabun sehabis aktifitas,pungkasnya.(JOHAN ROHANI)*

Comment

News Feed