by

Pemerintah Desa Sukasukur Cisayong Salurkan BLT APBD Kabupaten ke Warga

Kab.Tasik LINTAS PENA  

Pemerintah Desa Sukasukur menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari APBD Kabupaten Tasikmalaya Tahap ke 2 kepada warganya. Bertempat di Aula Desa Sukasukur Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Kamis(24/9/2020)

Kepala Desa Sukasukur Herlan SH.saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan pembagian BLT dari APBD kabupaten tahap ke Dua dimulai pada pukul 08.30 WIB. Penerima dibagi menjadi beberapa sesi, mengingat Desa Sukasukur terbagi atas 34 Rukun Tetangga(RT), hal tersebut dilakukan untuk menghindari kerumunan yang terlalu banyak,jelasnya. Adapun penerima berjumlah 254 KPM dengan mendapatkan BLT APBD kabupaten sebesar Rp. 200.000,-.

“Hari ini pembagian BLT dari APBD kabupaten sebanyak 254 KPM dan kemarin pembagian BST (Bantuan Sosial Tunai) dari Kementrian Sosial  per KPM mendapatkan BST sebesar Rp. 300.000,- untuk bulan September,” ucapnya.

Dalam melakukan pendataan untuk menentukan siapa saja masyarakat yang berhak mendapatkan BLT tersebut, Herlan SH melakukan koordinasi dengan masing-masing Kepala Dusun, tak lupa juga melibatkan RT dan RW, dengan tujuan BLT dapat sesuai sasaran, paparnya.“Pada pembagian hari ini, turun secara langsung  petugas dari kecamatan, serta petugas Desa Sukasukur yang juga turut membantu dalam proses pembagian BLT,” ungkapnya.

Dengan adanya Bantuan Langsung Tunai yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat, tidak lain adalah untuk dapat membantu perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum usai. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat, dan semoga saja pendemi Covid-19 segera berakhir sehingga aktifitas warga kembali normal,” harapnya.

Herlan SH Kepala desa Sukasukur, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan pemerintah kabupaten kepada warganya. ia juga menyampaikan yang mendapat bantuan sebanyak 254 KPM, itu pun ada beberapa KPM diberikan setelah sesuai data . Mudah-mudahan dimasyarakat tidak terjadi kecemburuan sosial,ujarnya.

Herlan SH mengatakan Sudah tidak ada kehawatiran KPM yang double data penerima bertumpuk ,karena telah dilakukan pengecekan ulang oleh para RT. Ia juga belum mengetahui bantuan tersebut akan berlangsung disamakan selama 3 bulan dengan BLT desa.Sebetulnya untuk desa sudah dilema dikarnakan banyak perubahan, ia juga mengatakan bahwa perangkat desa tidak mengenal lelah bahkan hari liburpun tetap bekerja.Hal itu dilakukan untuk memvalidasi data agar akurat,dan tepat bantuan sampai kemasyarakat.Ia juga menyambut baik bantuan yang disalurkan itu,pasalnya sangat membantu para KPM yang selama ini belum tercover, mudah-mudahan dengan bantuan dari berbagai aspek dapat tercover semua,agar tidak ada kecemburuan sosial dilingkungan masyarakat,”pungkasnya (JOHAN ROHANI)*

 

Comment

News Feed