by

Guru Rindukan Kegiatan Belajar Mengajar Secara Tatap Muka

KUNINGAN, LINTAS PENA.

Kapan pandemi ini berakhir, kita semua tidak tahu. Masa sekarang adalah masa-masa yang teramat sulit dan semua harus berjuang melawan Covid-19. Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menghindari kerumunan adalah gaya hidup baru yang harus diterapkan oleh setiap orang. Termasuk proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan media internet. Sebenarnya siswa memiliki kemampuan menggunakan media internet, ujar Sigid Purwo Nugroho, Guru Honorer di SMPN Satu Atap Cibulan, aktivis dan pengamat pendidikan yang berdomisili di Kabupaten Kuningan, Jawa-Barat.

Sekarang sudah era digital, beda dengan era yang dulu. Tinggal kita terapkan pendidikan karakter kepada peserta didik, salah satu manfaatnya agar mereka dapat menyaring informasi yang masuk dan mereka terima. Bukan hanya Intelektual Quotient (IQ) saja yang harus ditekankan pada peserta didik tapi Emotional Quotient (EQ) dan (Spiritual Quotient) sangat perlu kita tanamkan pada diri mereka. Dengan adanya bantuan kuota belajar dari pemerintah untuk peserta didik sangat membantu proses sistem belajar mengajar jarak jauh. Hanya saja ada beberapa kendala bagi daerah pelosok dan terpencil yang belum terjangkau oleh jaringan internet perlu juga dipikirkan dan cari solusi bersama.

Bukan hanya itu saja, permasalahan dalam dunia pendidikan sekarang semakin rumit dan kompleks termasuk permasalahan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer khususnya Non Kategori usia tigapuluh lima tahun ke atas dari sekolah-sekolah negeri semua jenjang. Semoga Mendikbud turut mempertimbangkan sisi humanitas untuk menyelesaikan semua permasalahan tersebut, tandas Sigid. (ADE BAHTIAR ALIF)

Comment

News Feed