by

Ketika Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Ditanya Soal Wabah Penyakit

SYEKH ABDUL QADIR AL-JAILANI adalah sosok ulama’ besar yang dikenang sepanjang masa. Karomah-karomahnya sangat masyhur, apalagi beliau dikenal sebagai rajanya para wali (Sulthonul Aulia). Syekh Abdul Qadir Al-Jailani juga meninggalkan banyak karya yang sampai sekarang dikaji di seluruh dunia. Karya-karyanya menjadi referensi utama dalam ilmu tasawuf.

Di tengah kondisi wabah penyakit mematikan saat ini, sosok Syekh Abdul Qadir Al-Jailani juga menjadi rujukan tawasul para ulama’ dan umat Islam ketika meminta pertolongan dari Allah SWT. Namanya selalu dikenang dalam berbagai majlis taklim, majlis mujahadah, majlis ilmu, dan lainnya.

Dalam Kitab Tafrihul Khotirfi Mananaqibi Sayyid Abdul Qodir, dijelaskan bahwa Syekh Abdul Qadir Al-Jailani pernah menyembuhkan orang-orang yang terjangkit wabah Thoun yaitu suatu penyakit menular yang mematikan.

Saat itu, wabah penyakit Thaun sangat mematikan, bahkan sampai ada ribuan manusia yang meninggal setiap harinya. Di tengah kondisi itu, maka para ulama, petinggi pemerintah dan orang orang terhormat menghadap kepada tuan syekh mereka memohon untuk menolak wabah penyakit tersebut.

“Barang siapa orang yang memakan rerumputan madrasahku niscaya akan disembuhkan Allah dari thoun,” kata Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.

Kemudian orang orang mengambil dan memakan rumput itu sehingga rerumputan itu tidak mencukupinya.

“Barang siapa yang meminum air madrasahku niscaya disembuhkan Allah dari thoun,” lanjut Syekh Abdul Qadir.

Kemudian orang orang meminum air itu, hingga hilang wabah thoun dengan izin Allah.

Dengan tawasul kita kepada beliau mudah mudahan wabah penyakit yang ada pada zaman kita ini segera dihilangkan dengan izin Allah. Aamiin

*بِمُحْيىِ الدّينِ خَلِصْنَا * مِنَ الكوروناِ يَا الله*

Dengan keramatnya Al-Syeikh Muhyiddin Al-Syeikh Abdul Qodir Al-Jilani RA…. Selamatkan kami semua Ya Alloh, Aaamiin

*عَلىَ ْالْكَافِي صَلاَةُ الله* *عَلىَ الشَّافِي سَلامُ الله*# *بِمُحْيىِ الدّينِ خَلِصْنَا * مِنَ الكوروناِ يَا الله*

آمين يا رب

 (Sumber: Sayyid Taufiq MuhammaDdahlan Al Jiilani)***

 

Comment

News Feed