by

Anton Charliyan Siap Bantu Permasalahan yang Dihadapi Petani Penggiat Tanaman Porang Nusantara di Kab.Indramayu

Indramayu, LINTAS PENA

Pada hari Kamis (11/03/2021), mantan Kapolda Jabar Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. Anton Charliyan M.P.K.N    menemui jajaran pengurus DPC Petani Penggiat Porang Nusantara (PPPN) Kab.Indramayu sebagai wujud dukungan untuk penanaman budidaya porang yang ada di Indramayu.

“Saya peduli terhadap kemajuan sektor pertanian di Indonesia agar para petani bisa hidup sejahtera. Karena itu, sangat mendukung apa yang sudah dilakukan oleh pengurus DPC PPPN Kab.Indramayu untuk budidaya tanaman porang. Insha Allah, saya akan membantu apa yang menjadi permasalahan dari PPPN Indramayu, terutama yang dialami para petani,”ungkapnya.

Abah Anton panggilan akrab Anton Charliyan  mengakui, bahwa porang adalah jenis tumbuhan berumbi  sama seperti suweg, ubi , talas dan sejenisnya. Tumbuhan ini juga banyak tumbuh sembarang di dalam hutan, pinggiran jurang atau di lahan masyarakat. Porang memiliki nama Latin Amorphophallus Muelleri Blume.Umbi Porang memiliki banyak potensi, Manfaat dan bernilai Ekspor. Kini porang jadi salah satu komoditi pertanian Indonesia yang laris di pasar Asia dan Eropa.
“Kalau misalnya ada permasalahan terkait pengadaan bibit porang, cabai atau bibit tanaman lainnya saya akan berusaha dalam pengadaan bibit bibit tersebut.Adapun ini adalah upaya untuk membangkitkan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.Saya akan mengajukan pinjaman melalui perbankan dengan penjamin diri saya. Dari anggaran itu bisa digunakan untuk peningkatan pertanian.”jelasnya.

Mantan Kapolda Jabar ini menambahkan, tanaman porang dengan nama latin (Amorphophallus muelleri ) alasan ini didasari dari prosfek porang yang cerah baik permintaan pasar eksport maupun lokal. Porang tumbuh di daerah dataran rendah dari mulai 0-1000 mdpl, tanaman ini menghasilkan umbi yang memiliki kandungan glukomannan, tingkat indek glikemik yang rendah dan mampu menghasilkan kandungan karbohidrat, sehingga tanaman ini sangat dibutuhkan di bidang industri dan kesehatan, untuk diolah berbagai produk seperti bahan baku pangan, lem, agar-agar, mie, tahu, kosmetik, roti. di negara Jepang, Porang menjadi pasar yang cukup bagus karena porang dibuat untuk bahan pembuatan mie instan.
“Saya berpesan kepada petani porang, khususnya kepada petani yang menjadi anggota DPC PPPN Kab.Indramayu agar berusahalah sungguh sungguh agar peningkatan ekonomi masyarakat segera terwujud.Adapun teknisnya pelaksanaanya akan diagendakan kembali. Kita juga patut bersyukur kepada Bupati Indramayu Nina Agustina dan Wakil bupati Indramayu Lucky Hakim.  yang sangat respon terhadap kehidupan para petani, khususnya petani porang yang kini mulai dikembangkan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPC PPPN Kab. Indramayu Maman Suparman beserta jajaran pengurus PPPN Indramayu  berterima kasih  atas perhatian dari Abah Anton untuk membantu permasalahan yang dihadapi para petani porang di Indramayu. “Adapun apa yang sudah kami lakukan ini dengan kemandirian dan dengan anggaran seadanya dari pengurus. Kita sudah memulai beberapa demplot penanaman untuk percontohan dan pembibitan.Semoga dengan di responnya permasalahan kami terkait kebutuhan pembibitan,pupuk serta kebutuhan pertanian lainnya oleh Abah Anton, Ini dapat mempercepat penanaman untuk perluasan budidaya porang dan lainnya di Kab.Indramayu. insha allah kami akan melaksanakan sesuai arahan Abah Anton,”  katanya. (REDI MULYADI)***

Comment

News Feed