by

Bupati Jeje, Pemkab Pangandaran akan Berhentikan 1.200 Pegawai Non-ASN Secara Bertahap

Pangandaran,LINTAS PENA

Bupati Pangandaran H.Jeje Wiradinata membenarkan, bahwaPemerintah Kabupaten Pangandaran melakukan perampingan dengan memberhentikan sebagian pegawai non ASN atau pegawai honorer. Hal ini dilakukan karena jumlah pegawai terlalu banyak dibandingkan beban kerja dan struktur organisasinya terlalu banyak.

“Selama ini jumlah pegawai di Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran   mencapai 4.400 orang dan ingin ada efesiensi jumlah pegawai hingga 30 persen. Makanya Pemkab melakukan perampingan pegawai non ASN,” ungkapnya

Bupati Jeje Wiradinata mengatakan,  perampingan itu disesuaikan atau mengacu kepada analisa beban kerja, Perampingan 30 persen pegawai non ASN itu berarti memberhentikan sekitar 1.200 pegawai secara bertahap. Sejauh ini baru sekitar 250 pegawai yang sudah diberhentikan. Seperti pegawai yang di Puskesmas, berdasarkan analisa beban kerja jumlah pegawai maksimal cukup 62 orang, tetapi pada kenyataannya lebih. “Bahkan ada yang 62 pegawai itu hanya pegawai honorer saja, yang seperti ini perlu perampingan,” tuturnya

Bupati menjelaskan alasan lain yang menjadi pertimbangan upaya perampingan itu adalah tingginya beban honor atau gaji yang harus dibayar setiap tahun. “Setahun beban gaji non ASN mencapai Rp 100 miliar lebih, dengan perampingan ini kami ingin porsi APBD lebih banyak untuk rakyat, untuk membangun,”lanjutnya. (DENI E.KOSWARA)

Comment

News Feed