by

Gelper Berbau Judi Seolah Kebal Hukum, Wilayah Kec. Bukit Kapur Kota Dumai Terkesan Kawasan Aman Usaha Ilegal Beroperasi.

Dumai,LINTAS PENA

Maraknya usaha gelper berbau judi diwilayah Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan masyarakat. Sebab usaha Gelper tembak ikan-ikan dan tembak burung merak selama ini beroperasi aman-aman saja dan tak tersentuh hukum. 

Kondisi ini berdampak merusak sendi-sendi ekonomi masyarakat, dimana para pemain gelper berbau judi itu ujung-ujungnya Stress dan Pusing tujuh keliling Karena Bangkrut.

            Penelusuran awak media didampingi beberapa awak media lokal, baru-baru ini menemukan beberapa titik usaha gelanggang permainan menggunakan mesin elektronik yang kerap disebut tembak ikan-ikan dan tembak burung serta tembak kupu-kupu. 

Bisnis Gelper berbau judi ada beberapa titik dipinggir jalan raya Jalan Soekarno-Hatta dan juga ada beroperasi didalam lokasi “Indehoi” Ampang-ampang yang hingga kini menurut informasi yang dirangkum dilapangan, usaha gelper tersebut tidak tersentuh oleh hukum.

Diduga tokeh atau pemilik mesin elektronik tersebut “dibacking” oleh oknum. Informasi terakhir dilapangan diperoleh untuk wilayah kecamatan Bukit kapur Gelper yang beroperasi tersebut pemiliknya 8 (Delapan) orang toke.

            Untuk wilayah Kecamatan Bukit Kapur Gelper tersebut beroperasi di daerah kelurahan Bagan Besar, Ampang-Ampang. Tetapi gelper berbau judi tersebut ada juga ditemukan tim awak media di Kelurahan Bukit Batrem Kecamatan Dumai Selatan persis tidak jauh dari kawasan lokasi terminal barang, dan di dekat kawasan kuburan margasarana berbatasan dengan kelurahan bagan besar. Gelper itu juga ada ditemukan dikelurahan bagan besar dipinggir jalan Tuanku tambusai/ Jl.Perwira tidak jauh dari Kantor Walikota Dumai.

Keberadaan perjudiaan mesin elektronik dibeberapa kelurahan ini berlangsung aman-aman saja. Gelper adalah tempat berkumpulnya pemain yang tidak mengindahkan protokol kesehatan. Sementara sekarang ini Virus Covid 19 semakin mengganas di kota Dumai. 

Pemilik gelper serta pihak yang diduga membeking maupun pemain digelper sepertinya menantang, ini tidak boleh di diamkan harus ditumpas habis sebab dikhawatirkan bisa berdampak penyebaran virus Covid 19, ujar beberapa anggota warga dibagan besar yang tidak bersedia namanya diberitakan.

            Tindakan hukum yang berarti terhadap bisnis gelper berbau judi selama ini belum terlihat ada bukti yang diseret sampai kepengadilan. Pada hari Senin17/05/2021 di dekat lokasi eks terminal barang dijalan Soekarno – Hatta 4 orang pelaku judi gelper dibekuk oleh petugas polres Dumai. Sementara yang lainnya masih beroperasi aman-aman saja dikecamatan bukit kapur. 

Informasi terakhir untuk di Jalan Ombak Dumai pada Jumat siang 17/05/2021 satu lokasi Gelper digerebek petugas polda riau. Mudah-mudahan harapan masyarakat bisa terwujud, semua gelper yang ada diwilayah kota dumai dan dipelosok kota dumai disikat habis, tidak tebang pilih dalam memberantas tindak pidana perjudian di Kodya Dumai.Diminta kepada Walikota Dumai agar memerintahkan Satpol PP untuk memberantas semua bentuk perjudian yang berada diwilayah kota Madya Dumai. ( TIM )

Comment

News Feed