by

VIRAL: Janda Cantik, Dicekoki Miras dan Diperkosa Tetangga, Kini Melahirkan Bayi Laki Laki

SEORANG janda cantik yang berprofesi sebagai tukang pijat berinisial H (39) mengaku menjadi korban  pemerkosaan yang dilakukan oleh pria bejat yang merupakan tetangga sendiri hingga melahirkan seorang bayi laki-laki. Hal itu di sampaikan korban pemerkosaan dengan  inisial H,   warga  Desa Rawa Apu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Minggu (30/05/2021).

Selama kurang lebih 9 bulan lamanya keluarga ‘H’ memendam duka yang dalam ,pasalnya saat H’ ( korban) dikenal sebagai wanita baik , pekerja keras dan jauh dari kata negatif.

Hal ini terungkap setelah beberapa warga merasa terkejut karena tiba-tiba H’ melahirkan seorang bayi laki-laki , Padahal H’ adalah seorang Janda yang di kenal baik oleh tetangga sekitar, ternyata setelah ditelusu oleh awak media  bahwa  H’ dan juga keluarganya selama ini memendam luka hati yang amat dalam.

            E’,  inisial orang tua korban menuturkan kepada awak media LINTAS PENA ” Ibu mah nyeri hate anak ibu di walakaya ( ibu sakit hati anak ibu di ecehkan).”dengan mata berkaca-kaca menahan tangis.

Sementara korban  H’   tak kuasa menahan kesedihannya hingga pecah tangisnya saat di mintai keterangan terkait hal tragis yang menimpa dirinya 9 bulan yang lalu. Sambil terisak-isak H menceritakan kronologis yang di alaminya.

Sekitar bulan November 2020 pukul 21:00 WIB. ‘ H ‘  yang merupakan seorang buruh pijat mendapat telepon dari W’ diduga pelaku yang merupakan tetangganya .

” W minta di pijit tapi gak di rumah saya ataupun di rumahnya melainkan di luar diditu ( disana)  saya sempat menolak, karena saya tidak biasa  sampai terlalu jauh .Apalagi malam hari tapi tanpa menaruh rasa curiga, saya pun bersedia karena di jemput dan nanti di antar lagi janjinya , karena W setengah memaksa memohon pertolongan . “tutur H

            Saat sudah di dalam kendaraan mobil truk   , H diberi minuman dan terus di paksa minum hingga H pun mulai merasa pusing tapi berusaha terus sadar .” Intinya saya di cekokin minuman keras  sampai pusing ” terang H meneruskan ceritanya.

             ” Saya di bawa ke sebuah penginapan di Daerah Karapyak Pangandaran setelah saya hampir tak berdaya dan setengah tidak sadar saya di perlakukan seperti itu di paksa melayani W dan entah mungkin ada 2 orang lagi selain dia ( W).

“Sesudah melakukan tindakan bejat tersebut, dalam keadaan tidak sadarkan diri saya di antar dan di geletakin di sebuah Pos Ronda Dusun Kalenanyar yang lokasinya tidak jauh dari rumah saya, paparnya.

“Setelah kejadian itu, saya baru mengetahui hamil sekitar 4 bulan kemudian dan saya pun minta pertanggung jawaban, namun W malah meminta saya untuk menggugurkan kandungan dan memberikan  uang sejumlah  Rp 2 juta Rupiah untuk biayanya, namun saya menolaknya dan atas kejadian itu saya pun melahirkan seorang anak laki laki 10 hari yang lalu dari situ tetangga saya pun memperbincangkan saya dan keluarga, ada juga yang mencemooh dengan kata kata yang tidak enak di dengar. “utur H sambil terisak-isak tak kuasa menahan air mata nya.

Sementara E  (55) Ibunda H mengaku tak terima atas perbuatan W yang menimpa kepada anaknya.Kepada media E  meminta W segera datang dan bertanggung jawab atas kelakuan bejatnya.

“Apabila tidak bertanggungjawab atas kelakuannya kepada anaknya, saya tidak segan segan untuk melapor kepada pihak kepolisian, karena atas perbuatan W anak saya melahirkan seorang anak yang tak jelas status ayahnya, jelas E.

Tak hanya itu,  H juga mengalami trauma yang cukup berat lantaran apa yang dialaminya begitu membekas, Hingga berita ini di buat belum ada tanggapan dari pihak lain , sementara pelaku W seolah menghindar saat di telepon  hendak di klarifikasi terkait perbuatan  bejat yang dilakukannya .(TIM)

Comment

News Feed