by

Memprihatinkan, Kondisi Gedung SDN 1 Dawagung Hampir Ambruk dan Harus Disanggah Pohon Bambu

Kab.Tasik LINTAS PENA

Kondisi gedung   SDN 1 Dawagung Kecamatan Rajapolah   sangat memprihatinkan. Bangunan mulai retak dan terancam ambruk, bangunan sekolah ini terlihat ditopang batang bambu seadanya dan sangat mengkhawatirkan, karena masih ditempati kegiatan belajar mengajar (kbm).

Berdasarkan pantauan LINTAS PENA di lokasi, tampak sebuah bangunan sekolah yang sudah retak semua dan mulai bercucuran kalau hujan turun,bangunan yang telah lapuk termakan usia, namun masih ditempati untuk kbm siswa dan siswi anak warga setempat. Yang paling memprihatinkan, para siswa di sekolah ini terpaksa harus menempati tiga ruang kelas yang diisi dari enam kelas mulai dari kelas i hingga iv dengan cara masing – masing kelas di sekat menjadi dua ruangan dengan lemari.

“Keadaan itu, lantaran tiga ruang kelas lainnya sudah tidak bisa tempati sebab kondisi bangunannya yang sudah mulai rusak dan harus di sanggah dengan pohon bambu karena  takut roboh. Juga kondisi bangunan yang sangat membahayakan itu, terlihat ada sebuah kertas yang ditempelkan dengan tulisan agar para siswa dilarang bermain di bawah bangunan ini lantaran membahayakan. “ungkap N.Elis Kusmiati M.Pd Kepala SDN Dawagung 1  ..

N. Elis Kusmiati M.Pd.keadaan seperti itu sudah berlangsung cukup lama, pada awal saya masuk kesini bangunan sekolah sudah lumayan rusak, namun seiring berjalannya waktu semakin parah dan keadaannya seperti saat ini,Melihat kondisi bangunan sudah membahayakan, pihaknya sudah mengajukan untuk mendapatkan rehab berat kepada dinas terkait dan juga melaporkan ke pihak pemerintah desa. ”Sudah kami coba ajukan mulai tahun 2019 dan juga sudah kami sampaikan kepada kepala desa setempat terkait keadaan bangunan ini, namun hingga sekarang masih belum ada kepastian,” ucapnya.

Sementara Kepala Desa Dawagung, Ma’mur membenarkan, pihaknya menerima laporan dari kepala sekolah dan sudah menyampaikan kepada pihak kecamatan agar menjadi program prioritas. ”sudah kami laporkan pada saat musrenbangcam kemarin dan sebelumnya, pembangunan gedung sekolah ini menjadi program prioritas desa kami, namun juga tidak ada kejelasan,” terangnya.

Di tempat terpisah, H.Iyon Tahyan SPd Kepala UPTD Pendidikan Rajapolah melalui Kasi Sarana SD mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti terkait hal itu.namun dirinya telah memeriksa  bahkan , “Kami sudah turun ke bawah untuk melihat realita yang sebenarnya,  , jadi akan kami konfirmasi dan akan segara kami tindak lanjuti,” tandasnya.

Sekedar diketahui, bangunan gedung di SDN 1 Dawagung keseluruhan sudah mulai rusak parah, diantarnya lima  ruang  kelas atapnya sudah hampir ambruk dan tiga ruang kelas tidak tempati dan terpaksa  harus di sanggah menggunakan pohon bambu, pungkasnya. (JOHAN ROHANI)*

Comment

News Feed