by

Pemdes Dawagung Rajapolah Laksanakan Program PTSL Untuk Pertma Kali

Kab.Tasik LINTAS PENA

Pemerintah Desa Dawagung Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat adakan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL ) yang pertama kali karena sebelumnya belum pernah ada,katanya.

Menurut Ma’mur Kepala Desa Dawagung , program ini bertujuan untuk merapihkan administrasi tanah masyarakat. Tentu program ini akan sangat membantu masyarakat guna mendapatkan sertifikat tanah, sehingga masyarakat akan tenang dan ke depannya akan dijauhkan dengan persengketaan,terangnya

Terkait program tersebut, Desa Dawagung bekerjasama dengan Kementerian ATR/BPN Kabupaten Tasikmalaya. Masyarakat menyambut gembira atas program ini, karena secara reguler proses pembuatan sertifikat tanah dinilai lamban, memakan waktu lama dan beaya yang cukup tinggi. Namun melalui PTSL yang dilaksanakan pada tahun 2021 ini dapat memangkas proses dengan cepat dan bisa dibilang gratis.

” Untuk Desa Dawagung PTSL ini yang pertama kali sebelumnya belum pernah ada padahal program ini sangat dinanti oleh masyarakat, kenapa dinanti? Karena biaya sangat murah per satu bidangnya . Apa yang didapat dari pembayaran itu, yaitu untuk pembiayaan patok juga materainya , ” ungkap Makmur, Senin (07/06/2021).

Menurutnya, dengan adanya PTSL ini masyarakat sangat berharap, bahkan mungkin dari kuota yang diberikan dari 1200 bidang, yang telah terrealisasi 500 kuota Karena, tanah yang dulu belum dibagi dan sekarang sudah dipecah-pecah.” Harapan kita dari pemerintah ini nanti terkait dengan kuota bisa ditambah. Harapan ini juga untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan tanah yang ada di Desa Dawagung Insya Allah nanti dengan terbitnya sertifikat hak milik melalui PTSL ini sengketa, gugat-menggugat terkait dengan tanah tidak terjadi lagi. Saat ini proses pendaftaran, entry data, pengukuran juga berjalan bersamaan. Harapan kita target waktu yang diberikan oleh BPN ini bisa kita maksimalkan,” jelas orang nomor satu di Desa Dawagung ini.

Untuk diketahui, PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa. Melalui program ini pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat,Pungkasnya. (JOHAN ROHANI).*

Comment

News Feed