by

Polres Bengkalis Tetapkan Pelaku Tunggal Pembunuhan Anak di Bawah umur di Desa Sei Batang

Bengkalis,LINTAS PENA

Pada hari Jum’at (09/07/21). Polres Bengkalis gelar press release terhadap tersangka pembunuhan anak di bawah umur “Setelah melalui pemeriksaan secara intensif dan dan memperoleh keterangan dari saksi saksi Akhirnya pihak Satreskrim Polres Bengkalis menetapkan tersangka IN (48) pelaku tunggal pembunuhan terhadap RI (12) warga desa Ketam putih dipinggir Jalan Utama Desa Sungai Batang Bengkalis pada hari Senin pagi.(17/06) lalu yang mengemparkan masyarakat Sungai Batang kec Bengkalis degan di temukannya mayat seorang anak laki laki dengan luka bacok di sekujur tubuh nya.

Berkat kerja keras aparat Kepolisian bekerja sama dengan berbagai pihak sehingga berhasil mengungkap kasus pembunuhan dan kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang menjadi sorotan dan pertanyaan bagi masyarakat Bengkalis pada umum nya , siapa pelaku nya sehingga akhir nya bisa terjawab dan terungkap atas kerja keras Kepolisian patut di acungi jempol

“Pelaku IN (48) melakukan pembunuhan secara keji terhadap korban setelah melakukan sodomi terhadap korban dan korban mengatakan ke pelaku ” Sudalah, Jangan lakukan lagi selapas ini aku mengadu kepada Ayahku” kata AKBP Hendra Gunawan Kapolres Bengkalis.

Lanjut Hendra, mendengar itu pelaku IN (48) merasa panik dan takut perbuatan nya terbongkar beliau lansung mengambil sebilah parang disekitar TKP yang sering digunakan untuk mencari rumput ternaknya yang merupakan sekitatan lapangan bola di kampung tersebut.

Kemudian lanjut Kapolres Bengkalis yang didampingi Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi dan Elly Kusumawati SH dari P2TP2A kabupaten Bengkalis.
” Tindak pidana pembunuhan ini berawal Pelaku IN bertemu U untuk mengajak korban RW ketemu pelaku pukul 14.00 Wib dan pelaku memberikan upah ke U sebesar Rp. 10.000 – untuk uang bensin setelah mengantar RW ke lokasi pada pukul 18.30 Wib dan U meninggalkan korban dan pelaku dan pelaku melakukan Sodomi terhadap korban karena korban mengancam pelaku maka pelaku kalap lansung melakukan pembunuhqn sempat korban meminta tolong tapi tidak ada yang mendengar,” ungkap Polres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan.

Dari itu atas perintah Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Meki Wahyudi S.H.,S.I.K.,M.H melalui Kanit Pidum Polres Bengkalis IPDA Dodi Ripo Saputra, memerintahkan anggota Opsnal untuk melakukan penyelidikan di Desa Ketam Putih Pada hari Kamis tanggal 17 Juni 2021 Sekira pukul 16.00 Wib. Mengamankan 1 orang yang di duga pelaku pembunuhan yang bernama IN, 48 th, jalan Parit Mesjid Rt 002 Rw 002 Desa Ketam putih Kec. Bengkalis.

Dengan kehati hatian dari pihak kepolisian yang dibantu dari berbagai pihak untuk mengungkap kasus ini baik mengumpulkan para saksi dan barang bukti akhirnya mendapatkan kesimpulan sehingga saksi saksi sebanyak 18 orang warga sekitar TKP terutama yang mengenal korban dan pelaku dan dipastikan pelaku mempunyai alibi,dengan pembuktian dari saksi dan barang bukti baik parang dan pakaian yang dipakai korban dan pelaku, juga kondisi korban ke lap DNA Mabes Polri memakan waktu selama tiga (3)Minggu maka kita punya alat bukti yang kuat untuk membantah alibi si pelaku yaitu IN (48) terang AKP Meki Wahyudi Pelaku ini merupakan pecandu Narkoba.
Kemudian kata AKP Meki Wahyudi mengatakan hari kamis (17/06) mengarah kepada IN masih minim, dilakukan pemeriksaan urine IN.” Hasil positif dilakukan pemeriksaan di dampingi tim Jatanras Krimum Polda Riau. IN telah mengakui perbuatannya bahwa ianya adalah pelaku pembunuhan terhadap korban RW.Kamis (08/07) kemaren,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bengkalis.
Modus pelaku takut rahasia sodomi yang telah tersangka lakukan terbongkar. Maka dari itu Pasal yang akan diterapkan 338.KUHPidana Jo 0asal 80 ayat3, Jo pasal 76C UU RI no 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua undang-undang RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara,ungkap Kapolres Bengkalis.(MAHIR RITONGA/HUMAS)

Comment

News Feed