by

Ketua DPD PWRI Riau Feri Windria : Melirik Karya Sang Visioner Ubah Pekanbaru Menjadi Kota Metropolitan

Pekanbaru,LINTAS PENA  

Wajar jika kita memberikan apresiasi yang terbaik kepada karya pemimpin kita yang benar – benar menepati janji – janji politiknya terdahulu . Lewat karyanya yang religius , sentuhan pertama yang kita amati selama ini adalah melakukan serangkaian pembangunan Pekanbaru menuju cita-cita dan visi misi kota ini.

Kala itu saat awal menjabat , Firdaus-Ayat melakukan gebrakan yakni membuat potret Kota Pekanbaru secara menyeluruh dalam semua aspek, untuk memetakan prioritas dalam membangun Pekanbaru di lima tahun awal pemerintahannya. Pemotretan dikelompokkan dalam 5 (Lima) aspek, yaitu : sosial masyarakat, ekonomi, lingkungan, agama dan budaya serta pemerintahan.

Trobosan pencapaian aspek sosial masyarakat yang diukir kala itu adalah , dengan melakukan sentuhan langsung ketingkat bawah yaitu menyelesaikan program semenisasi di tingkat RT dan RW dan perbaikan drainase . Untuk pencapaian aspek ekonomi sendiri , Pemko Pekanbaru harus memutar segala upaya agar ekonomi masyarakat Pekanbaru dapat tercapai , itu terbukti sampai sekarang ini , Pemko Pekanbaru membuka peluang dan menggaet investor – investor kecil , menengah dan atas dengan membuka kesempatan dan memberikan kemudahan dalam administrasi perizinan . Terbukti ratusan investor dapat membuka usaha- usaha di kota Pekanbaru , mulai usaha kuliner menengah kebawah maupun pengusaha menengah keatas . Trobosan menekan angka kesejahterahaan ekonomi kerakyatan yang di gesah terbukti berhasil dengan menguranginya angka pengangguran selama ini .

Berbicara terkait aspek lingkungan , awal menjabat Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru duet harmonis Firdaus / Ayat meraih penghargaan piala Adipura (2013-2014) hingga beberapa kali mendapatkan piala bergengsi tersebut dalam ajang menjadi kota terbaik dalam menjaga kebersihan .

Keberagaman aneka budaya dan agama yang ada di kota Pekanbaru , serta menjaga kelestarian dan keharmonisan umat beragama , Pemko Pekanbaru tetap memberikan kemudahan bagi umat beragama dalam menjalankan agama masing – masing , baik dari segi perizinan maupun dari tata cara penyebaran agama tanpa melanggar norma – norma agama .

Menutup lima program unggulan Pemko Pekanbaru terkait menata Pemerintahan , pasangan Firdaus / Ayat dengan tegas memberikan ultimatum kepada seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk bekerja profesional dan tertib dalam administrasi serta menjaga marwah nama baik pribadi maupun nama baik Pekanbaru , ucap Feri Windria ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPD PWRI) Provinsi Riau.

Dari historis Pekanbaru yang dahulunya belum banyak mendapatkan sentuhan kemajuan , jika kita amati di akhir masa jabatan Firdaus / Ayat , kemajuan pesat kota Pekanbaru sangat luar biasa . Sebagai ibu kota Provinsi Riau tentunya pasangan Firdaus / Ayat harus mengedepankan Pekanbaru lebih bermarwah dan lebih maju di banding 11 kabupaten lainnya . Itu terbukti memasuki 10 tahun masa jabatan nya , ternyata kota Pekanbaru menjadi kota percontohan dan diminati kota lainnya di Indonesia . Salah satu program unggulan Pemko Pekanbaru yang diminati kota lainnya di Indonesia , Pemko Pekanbaru berhasil dalam menjaga kearsipan administrasi perizinan , DPMPTSP ( Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ) adalah salah satu dinas yang menjadi lirikan pemerintah kota lainnya untuk belajar lebih mendalam kepada dinas DPMPTSP kota Pekanbaru yang kini berubah wujud menjadi Mall Pelayanan Pekanbaru MPP .Banyak yang kagum dengan keberhasilan Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru bahkan menggandeng pihak swasta dan profesi untuk bergabung. Sehingga, MPP Pekanbaru menjadi rujukan secara nasional.
Hal-hal yang menarik itu di MPP ini sedikit berbeda dengan MPP yang lain karena ada terintegrasi dengan asosiasi profesi dan swasta, sementara, MPP lain masih seputar pelayanan pemerintahan, BUMN, dan instansi vertikal. Makanya, keberhasilan MPP Pekanbaru menggandeng swasta dan asosiasi profesi patut diapresiasi , wajar jika Mall MPP adalah salah satu icon keberhasilan pasangan Firdaus / Ayat .

Masih seputaran melihat keberhasilan pasangan Firdaus / Ayat , Feri Windria kembali ungkap pencapaian keberhasilan sang Visioner , silahkan lihat sendiri mengapa Pekanbaru saat ini dijuluki memasuki kota Metropolitan , tuan – tuan bisa melihat indahnya kota Pekanbaru disaat malam hari , dimana di sejumlah ruas jalan protokol kota Pekanbaru dihiasi kerlap kerlip indahnya hiasan lampu para usahawan untuk menarik peminat masyarakat . Sajian kuliner di Pekanbaru menjadi icon terbesar untuk memuaskan dan memanjakan masyarakat dalam bersantai menikmati secangkir minuman dan suguhan beraneka ragam makanan yang disajikan pengusaha kuliner . Keberhasilan ratusan pengusaha kuliner Pekanbaru saat ini adalah lirikan bagi kota lainnya untuk melihat dan belajar mengenai penataan kuliner Pekanbaru .

Namun anda jangan lupa dengan senjata pamungkas keberhasilan pasangan Firdaus / Ayat , tidak tanggung – tanggung beberapa tahun terakhir ini banyak utusan dari kepala daerah yang berasal dari luar kota Pekanbaru berkunjung ke perkantoran bersama Pemko Pekanbaru . Dengan konsef pemerataan pembangunan Firdaus / Ayat dapat merampungkan pembangunan kantor bersama di kecamatan Tenayan . Pembangunan harus beriringan, yaitu sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa ini, yakni membangun jiwa dan bangun badannya. Analoginya adalah pembangunan selain bentuk fisik perkantoran juga pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Pekanbaru.

Kota Pekanbaru selain melakukan pemerataan pembangunan, juga membangun jalan outoringroad jalan lingkar luar dan membangun tol Pekanbaru Dumai. Dengan luas yang hampir sama dengan Provinsi DKI Jakarta, pembangunan Iahan kosong di beberapa kawasan Pekanbaru yang salah satunya komplek Perkantoran Tenayan Raya, pemerataan pembangunan dan pengembangan SDM tak menampik Kota MetropoIitan yang Madani telah terwujud . Tak heran jika kota lainnya dari beberapa penjuru kota di Indonesia harus meluangkan waktu untuk belajar dan mengetahui tentang konseftor pembangunan kantor bersama yang berada di kecamatan Tenayan Raya kota Pekanbaru .

Berikut visi dan tujuan pembangunan tersebut, Firdaus /Ayat melakukan lima strategi yang disebut dengan PANCA CITA yaitu : penataan dan pemanfaatan ruang yang efektif, efisien dan merata, penyediaan infrastruktur dasar JALITA, yaitu Jalan, Air bersih atau sanitasi, Listrik dan Telekomunikasi, pembangunan kota modern, melalui konsep smart city atau kota pintar, liveable city atau kota layak hidup, dan green city atau kota ramah lingkungan dan berkelanjutan, dan terakhir pembangunan kawasan perkotaan pekansikawan.

Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan masyarakat untuk mencapai masyarakat madani dilakukan dengan perubahan cara berfikir dan berperilaku melalui revolusi mental, yakni membangun masyarakat berakhlak mulia, berkarakter dan berkualitas.

Sebab masyarakat yang berkualitas adalah masyarakat dengan indikator sehat jasmani dan rohani, cerdas, berpendidikan, menguasai keterampilan dan teknologi, berdaya saing serta cinta kepada budaya dan bangsa.

Melalui program pemberdayaan masyarakat, Firdaus dan Ayat Cahyadi berhasil meng-implementasikan berbagai program pembangunan berbasis wilayah dengan mengikutsertakan masyarakat tempatan. Program ini merupakan inovasi Pemerintah Kota Pekanbaru dalam pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan melalui program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMB-RW) dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rumah Ibadah melalui program Masjid Paripurna , ucap Feri Windria .(MAHIR RITONGA/RILLIS)

Comment

News Feed