by

PT CB Polaindo Klarifikasi Pemberitaan Dinilai Sepihak

Labuhanbatu,LINTAS PENA

Terkait pemberitaan di salah satu media online menyebutkan bahwa PT CB Polaindo menggunakan jasa organisasi masyarakat untuk menghadang dan menghalangi kunjungan Komisi II DPRD Labuhanbatu pada Jum’at 9 Juli 2021 di klarifikasi pihak perusahaan.

            PT CB Polaindo melalui Hubungan Masyarakat (Humas) Rahmat Harahap menjelaskan bahwa surat tugas yang diperlihatkan oleh Komisi II DPRD Labuhanbatu tidak sesuai tujuan kunjungan. Dalam surat tugas kunjungan Komisi II DPRD Labuhanbatu tersebut ditujukan ke PT Hijau Priyan Perdana (HPP).

” Wajar saja kunjungan Komisi II DPRD Labuhanbatu ke PT. CB Polaindo tidak diperkenankan masuk,Surat tugas kunjungan yang diperlihatkan berbeda dengan tujuannya. Kami menilai pemberitaan di salah satu media online itu sepihak, pemberitaan itu tidak ada konfirmasi ke PT. CB Polaindo,” tegasnya Rahmat, Senin (12/7/2021).

Dia menambahkan, bahwa PT CB Polaindo tidak tahu menahu tentang perdebatan surat tugas yang salah tujuan itu, ujarnya

Untuk diketahui, Komisi II DPRD Labuhanbatu melakukan kunjungan kerja ke pelabuhan sementara di Dusun VI Desa Sei Rakyat Kec. Panai Tengah pada Jum’at 9 Juli 2021 kemarin. Informasi diramgkum kunjungan Komisi II DPRD Labuhanbatu menindaklanjuti pengaduan masyarakat.

            Namun, surat tugas kunjungan yang diperlihatkan oleh Komisi II DPRD Labuhanbatu berbeda dengan tujuan menyebabkan perdebatan, sehingga Komisi II DPRD Labuhanbatu tidak diperkenankan masuk ke kantor PT. CB Polaindo selaku rekanan pembangunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik PT HPP.

            Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD H. Fauzi saat dihubungi, Senin (12/7/2021) mengakui telah melakukan kunjungan kerja ke pelabuhan sementara di Dusun VI Desa Sei Rakyat Kec. Panai Tengah untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. Ia berdalih bahwa kunjungan tersebut meninjau permasalahan tenaga kerja.(007-PM)***

Comment

News Feed