by

PENJAS MENJADI FONDASI BAGI OLAHRAGA PRESTASI DAN PENDIDIKAN KARAKTER

Oleh : Heri Purwana, M.Pd.

Guru PJOK SDN 2 Lewo Kec. Mangkubumi Kota Tasikmalaya

Dihapusnya mata pelajaran PJOK pada satuan pendidikan jenjang SMA/SMK di kelas XII yang didalamnya ada unsur Pendidikan Jasmani dan Olahraga menjadi polemik dikalangan guru PJOK khususnya yang mengajar di SMA/SMK, dengan dihapusnya mata pelajaran PJOK sangat disayangkan karena unsur Pendidikan Jasmani dan Olahraga merupakan unsur penting dalam pembentukan karakter siswa. “Pendidikan Jasmani pada hakikatnya adalah Proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas jasmani untuk menghasilkan perubahan holistik dalam kualitas individu, baik dalam hal fisik, mental, serta emosional” (Mahendra, dkk. 2017) dan “Olahraga itu sendiri adalah suatu bentuk bermain yang memanfaatkan aktivitas jasmani, yang terorganisir dan bersifat kompetitif”. Olahraga prestasi terkadang menjadi tolak ukur siswa dalam mendapatkan nilai plus dari guru PJOK yang tidak lepas dari indikator dasarnya adalah Pendidikan Jasmani (Penjas). Menurut Hoeke 1956: 8 yang dimaksud prestasi adalah suatu hasil perbuatan seseorang yang mendekati atau mencapai batas kesanggupannya. Prestasi sebagai alat pendorong untuk berbakat. Tiap orang ingin melebihi orang lain. Sifat naluri yang terdapat pada tiap orang yang sehat, adalah tenaga pendorong yang menyebabkan ia belajar, berlatih untuk mencapai prestasi yang menempatkan pada tingkat lebih tinggi dari orang lain. Sifat yang sehat ini harus dibina dan dihargai. Menurut Sumardianto 2000: 90, hasil evaluasi dan analisis mengenai juara-juara dunia menunjukkan bahwa atlet- atlet yang mampu menghasilkan prestasi impresif hanyalah yang: a. Memiliki fisik prima b. Menguasai teknik sempurna c. Memiliki karakteristik fisiologis dan moral.  Menurut penjelasan diatas untuk menjadi atlet yang berprestasi unsur yang pertama adalah Memiliki Fisik Prima, oleh karena itu dalam hal ini Pendidikan Jasmani menjadi dasar untuk memliki fisik prima dan tentunya melalui proses latihan yang terstruktur dan tekun.

Sama halnya pada Pendidikan Karakter, Pendidikan Jasmani merupakan unsur yang penting dan menjadi pondasi dalam pembentukan karakter anak. Pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya Budi Pekerti ( Kekuatan Batin, Karakter), Pikiran (Intelllect) dan tubuh anak “KI HAJAR DEWANTARA”, dan Karakter mengacu kepada watak, nilai-nilai dan kebiasaan yang menentukan cara seseorang merespon keinginan, ketakutan, tantangan, kesempatan dan kegagalan. Pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak, yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memberikan keputusan baik- buruk, memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati (Kemdiknas, 2010).

 Jadi yang menjadi landasan filosofis Pendidikan karakter dalam Penjas adalah “ The vision of  character and national building is the umbrella of all development aspects including physical education (Visi tentang karakter dan pembangunan Nasional adalah payung dari semua aspek pembangunan termasuk Pendidikan Jasmani)” .           

Marilah kita sama-sama jasmani kita dilatih dengan hal-hal yang baik dan positif, terbukti Pendidikan Jasmani (penjas) merupakan salahsatu fondasi yang sangat penting dalam pencapaian Olahraga prestasi dan dalam pembentukan karakter anak.

Comment

News Feed