oleh

89 Pendidik di Kabupaten Kuningan Dikukuhkan Jadi Guru Penggerak

Kuningan,LINTAS PENA –  Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan menggelar Pengukuhan Guru Penggerak Angkatan III dan Pelantikan Forum Komunitas Guru Penggerak, Sebanyak 89 guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Kuningan dikukuhkan sebagai Guru Penggerak Angkatan 3. Acara pengukuhan yang digelar di Wisma Permata, ini dihadiri oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH MH, Kamis (10/8/2022).

Bupati Acep mengucapkan selamat dan sukses kepada lulusan guru penggerak angkatan III yang telah menempuh pendidikan selama sembilan bulan lamanya..“Sembilan bulan bukan waktu yang sedikit sehingga butuh perjuangan dan dedikasi tinggi,” lanjutnya.

Ia berharap dengan dibawah kepemimpinan 89 orang guru penggerak kedepannya pendidikan di Kabupaten Kuningan bisa lebih baik lagi.“Mudah-mudahan ilmu yg diterima mampu ditularkan kepada yang lainnya,” lanjutnya.

Bupati Acep menyampaikan harapannya kepada para guru penggerak agar mampu menstimulasi teman-teman lainnya serta aksi nyata yang didapatkan selama pendidikan mampu terpelihara secara berkelanjutan.

Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH MH mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak khususnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajaran yang telah melaksanakan kegiatan Pengukuhan Guru Penggerak Angkatan III.

Ia juga mengucapkan selamat dan apresiasi kepada guru penggerak angkatan III yang telah menyelesaikan pendidikannya selama sembilan bulan.

Selain itu, ia menyampaikan terkait persaingan di era digitalisasi sehingga diperlukan sumber daya manusia yang handal.“Kami menunggu kerja teman-teman dengan apa yang didapatkan selama 9 bulan ini mampu diimplementasikan. Agar Kuningan Menuju Kabupaten Pendidikan bisa kita wujudkan bersama,” lanjutnya.

Bupati Acep menyampaikan dalam sistem pembelajaran perlu adanya reformasi pendidikan yang cepat, tepat, dan akurat. Jadi, mampu melahirkan generasi-generasi didik yang akan bersaing pada masa akan datang.

READ  Polres Tasikmalaya Kota Gelar Operasi Gabungan Serentak 4 Rayon, Cipta Kondisi dan Antisipasi Berandalan Bermotor

Apalagi saat ini Indonesia memasuki era industri 4.O sehingga diharapkan para tenaga pendidik bisa memberikan pembelajaran yang lebih baik. “Ini penting agar nantinya anak-anak didik kita bisa menghadapi persaingan,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan Drs. H. Uca Somantri M.Si melalui H. Pipin Mansur Aripin, M.Pd. (Kabid GTK Disdikbud Kab. Kuningan) menjelaskan, guru penggerak ini merupakan program pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud-Restik).

Untuk guru penggerak yang dikukuhkan di Kabupaten Kuningan ini, ungkap Pipin, telah mengikuti pelatihan kurang lebih 9 bulan lamanya.

Diterangkan Pipin, di Kabupaten Kuningan terdapat 89 Guru Penggerak yang dinyatakan lulus Dengan rincian jenjang SMA 18 Guru Penggerak Jenjang SMP 38 Guru Penggerak, Jenjang SD 29 Guru Penggerak, Jenjang TK 3 Guru Penggerak dan Kelompok Belajar 1 Guru Penggerak. Kemudian membentuk Forum komunitas praktisi pendidikan yang diberi nama Komunitas Guru Penggerak Kuningan yang selanjutnya disebut KGPKU

Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid.

Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama sembilan bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru. (ADING MULYADI/Diskominfo).

Komentar