Oleh : KRH Aryo Gus Ripno Waluyo, SE, SP.d, S.H, C,NSP, C.CL, C.MP ( Advokat PERADI Perjuangan, Budawayan, Penulis, Spiritualis )
NYI RORO KIDUL merupakan puteri dari Kerajaan Pakuan Pajajaran. Nama asli sang ratu adalah Putri Kandita. Putri Kandita yang cantik jelita mewarisi memiliki sifat Sri Baduga Maharaja, bahkan direncanakan untuk menduduki takhta Kerajaan Sunda. Nyi Roro Kidul ternyata berasal dari Kerajaan Padjajaran,
Kanjeng Ratu Kidul memiliki nama asli Dewi Retno Suwondo. Dikisahkan legenda Kanjeng Ratu Kidul merupakan putri yang cantik. Tetapi, karena sihir ibu tirinya yang jahat dan cemburu, mengakibatkan Kanjeng Ratu Kidul terkena penyakit kulit.
Kemudian dirinya diusir dari kerajaan karena menderita penyakit akibat diguna-guna oleh penyihir dan membuat malu anggota keluarga.
Putri raja tersebut akhirnya diasingkan ke hutan karena selain tidak disukai di kalangan istana. Ia memiliki penyakit kulit yang sangat aneh walaupun seorang putri raja namun dengan penyakit kulit seperti ini tubuhnya menjadi amis dan berbau busuk.
Dewi Mutiara ingin anak laki-lakinya menjadi raja. Untuk mewujudkan keinginannya tersebut, ia pun pernah mengusir Kadita dan tentunya ditentang oleh sang Raja, Munding Wangi. Cara lain yang dilakukan oleh Dewi Mutiara adalah dengan memanggil paranormal untuk mengutuk si cantik, Kadita.
Keberadaan Nyi Roro Kidul memiliki berbagai versi. Pertama, versi yang paling terkenal menyebutkan, Nyi Roro Kidul merupakan salah satu Putri Sunda. Dia disebut sebagai anak dari Prabu Siliwangi ke IV, bernama Putri Kadita.
Kadita adalah seorang putri tunggal Raja Munding Wangi dari Kerajaan Pajajaran. Karena kecantikannya, ia dijuluki Dewi Srêngéngé,
Cerita rakyat Sunda menceritakan nama Dewi Kandita atau Kadita merupakan nama asli Nyai Roro Kidul saat menjadi puteri kerajaan Pajajaran.
Nyi Roro Kidul merupakan mitos yang hidup lama dalam ingatan masyarakat Jawa dan sangat populer. Nyi Roro Kidul diyakini sebagai penguasa Pantai Selatan Pulau Jawa. Selain itu, disebut juga bahwa Nyi Roro Kidul memiliki hubungan dengan para raja Jawa.
Dengan begitu, Nyi Roro Kidul berasal dari Sunda, sedangkan Kanjeng Ratu Kidul diyakini sebagai keturunan para dewa. Kemudian, Nyi Roro Kidul diyakini sebagai ratu dari para lelembut yang mendiami pantai selatan Jawa. Sedangkan Kanjeng Ratu Kidul adalah penguasa Pantai Selatan Jawa.
Pantai Parangkusumo terletak di antara Pantai Parangtritis. Pantai ini dipercaya sebagai gerbang masuk Kerajaan Laut Selatan yang dipimpin oleh Nyi Roro Kidul.
Menggunakan baju berwarna hijau saat berenang di laut Pantai Selatan, akan menyatu dengan warna air laut, sehingga akan lebih sulit dicari dibanding kostum berwarna cerah seperti jingga atau merah muda.
Larangan ini seringkali dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul yang dianggap sebagai penguasa mistis lautan yang membentang luas dari Selat Bali sampai Selat Sunda. Konon, mereka yang mengenakan pakaian hijau, bisa hanyut ditelan ombak karena diculik Ratu Pantai Selatan.
Pemandangan di Pantai Parangtritis. Deretan Pantai Selatan di Kota Yogyakarta menghadirkan keindahan tersendiri. Hamparan pasir yang bersih serta laut yang biru dengan debur ombak mampu memikat para wisatawan. Di antara pantai-pantai tersebut, wisata Pantai Parangtritis merupakan salah satu pantai yang terkenal.
Pantai Parang Tritis adalah sebuah pantai yang terletak di Kota Yogyakarta. Pantai ini merupakan pantai yang paling terkenal di Yogyakarta karena memiliki banyak keistimewaan, salah satunya adalah pemandangan alamnya sangat indah. Di pantai Parang Tritis kita dapat menikmati sunset dan ombak yang begitu besar.
Dari tempat semedinya, ia melihat air yang menetes atau disebut tumaritis dari celah batu karang yang disebut parang. Jika kedua kata ini dijadikan satu, maka terbentuklah kata Parangtritis yang berarti air yang menetes dari celah batu karang.
Terlepas dari kepercayaan masyarakat setempat, salah satu faktor yang membuat pantai selatan berbahaya adalah karena keberadaan “Rip Current” alias arus pecah atau arus balik yang sangat berbahaya serta mematikan. Rip Current membuat seseorang hanyut hingga berhari-hari.
Bagi sebagian masyarakat melakukan pesugihan untuk mendapatkan kekayaan secara instan kerap dilakukan, meskipun berisiko untuk diri sendiri, keluarga, dan orang lain serta dilarang oleh agama.
Praktik pesugihan jual musuh adalah ritual pesugihan dengan mengorbankan nyawa orang lain sebagai tumbal. Tak ayal, praktik pesugihan seperti ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan membuat korbannya meninggal secara wajar. Hal ini terjadi pada sebuah Desa di Jawa Tengah.
Tumbal ini merupakan bagian bayaran yang setimpal atas hasil dari perjanjian mereka. Tumbal pun beragam macam mulai dari nyawa keluarga hingga diri sendiri yang menjadi taruhannya
Tumbal umur sendiri atau jual umur merupakan perjanjian dalam melakukan pesugihan dengan cara memotong umur diri sendiri sebagai harta atau keinginan atas kenikmatan yang diterima sang pelaku.
Nyi Blorong merupakan sosok berwujud setengah manusia dan setengah hewan. Bagian pinggang ke atas berwujud perempuan cantik. Sedangkan bagian bawah tubuhnya berwujud ular. Nyi Blorong dipercaya sebagai panglima perang terkuat Nyi Roro Kidul.
Nyi Blorong merupakan sosok legenda Indonesia yang berwujud wanita cantik, bertubuh manusia dari pinggang ke atas, dan berwujud ular dari pinggang ke bawah. Ia merupakan panglima terkuat yang dimiliki oleh Kanjeng Ratu Kidul dan sering dianggap sama dengan Nyi Roro Kidul.
CATATAN
**** KRH ARYO GUS RIPNO WALUYO,SE,SP.d, S.H, C.NSP, C.CL, C.MP, adalah seorang tokoh spiritualis, sering melihat dan menyaksikan para pencari pesugihan yang tersesat dan sangat kasihan sekali di ahkir kehidupannya menderita dan mati dengan berbagai kejadian aneh dan tidak wajar,.









Komentar