Oleh: Raden Arjuno Ireng (Pimpinan Padepokan Panji Hitam)
Guru yang bijak
Mengajari muridnya mengenal Tuhan
Melalui cinta dan ketulusan
Melalui hikmah dan kesadaran
Guru yang sesat
Mengajari muridnya menjadi Tuhan
Melalui takabbur dan keangkuhan
Melalui bangga dan kebodohan
Guru yang benar
Mendidik muridnya agar merenung
Menggali rahasia di balik kejadian
Mengambil pelajaran dari pengalaman
Guru yang salah
Mendidik muridnya agar ibadah buta
Menutup mata dari peristiwa
Mengabaikan ilmu dari perjalanan hidup
Guru yang lurus
Tidak mementingkan jalan yang banyak
Sebab tujuannya hanyalah satu
Yang penting muridnya mampu berjalan
Guru yang bengkok
Menyuruh muridnya mencoba semua jalan
Tanpa mengerti apa tujuannya
Walaupun muridnya tak mampu berjalan
Takabbur dan angkuh membawa derita
Cinta dan ketulusan membawa bahagia
Bangga diri dan bodoh adalah malapetaka
Hikmah dan kesadaran adalah mulia
Buta dan tuli adalah sia-sia
Merenung adalah memahami inti sari yang menjadi tujuan semuanya
Ibadah buta adalah kesesatan yang tiada ujungnya
Jalan yang satu akan mencapai keberhasilan
Dan keberhasilan itu akan merangkumkan pula kepada semua jalan
Jalan yang banyak membawa pada kekacauan
Dan kekacauan hanya berakhir pada kerugian
Bijak-bijaklah mencari guru
Zahirnya guru adalah cerminan bathinmu
Bukan sorbannya atau jubahnya
Tapi pandanglah kebijaksanaannya
Bijak-bijaklah menuntut ilmu
Tidak semua ilmu akan diridhoi
Ilmu yang benar laksana bahtera menuju surga
Ilmu yang keliru menjatuhkan kita dalam neraka.








Komentar