oleh

Buka STQH Ke-48, Bupati Kuningan Berharap Dapat Mewujudkan Generasi Berbasis Al-Qur’an

KUNINGAN-Terciptanya Generasi Qur’ani yang Handal dan Berprestasi Menuju Terwujudnya Kuningan Maju menjadi tema Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) ke 48 tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2023. Acara tersebut dibuka Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH, bertempat di Aula Islamic Center Kuningan (KIC). Rabu (08/03/2023).

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua LPTQ Kabupaten Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kuningan, Kepala Kantor Kementerian Agama Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si, Para Camat Se-Kabupaten Kuningan, Ketua TP. PKK Kabupaten Kuningan Hj. Ika Acep Purnama, SE, Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Kuningan Hj. Yuana Woelansarie, SH, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kuningan Hj. Ella Dian Yanuar, S.Sos.

Dalam laporannya Dian selaku ketua LPTQ menyampaikan, Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) tidak lain untuk  mendorong terwujudnya visi misi Kabupaten Kuningan yang Ma’mur Agamis dan Pinunjul, serta  terciptanya generasi Qur’ani yang handal dan berprestasi dibidang baca tulis Al-Qur’an baik di tingkat provinsi maupun nasional, yang diselenggarakan selama 2 hari yang bertempat di wilayah Kecamatan Kuningan dan Cigugur.

Lanjut, kegiatan STQH ke-48 ini memperlombakan 9 dari 10 kecabangan yang diperlombakan di tingkat Provinsi Jawa Barat, yang diikuti oleh peserta perwakilan dari setiap kecamatan se-Kabupaten Kuningan.

Dalam arahannya Acep, melalui Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH), menjadi salah satu jawaban dari pada visi Kabupaten Kuningan yakni agamis, yang sekaligus dalam mendorong perwujudan visi dan misi Jawa Barat yaitu juara Lahir Batin Melalui Inovasi Dan Kolaborasi, dimana tujuan utamanya adalah untuk menjadikan masyarakat Kuningan yang Qur’ani, semua generasi muslim Kuningan khususnya dan Jawa Barat umumnya dapat menghafal dan memahami Al Qur’an sekaligus dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk itu saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar bersinergi dalam mewujudkan generasi pelanjut yang berbasis Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai landasan dan motivasi dalam pembangunan daerah yang tengah berjalan saat ini”, Ungkap Acep.

Sementara itu Kepala Kemenag Kuningan, bahwa Tilawatil Quran ini bertujuan untuk menjadikan Al-Quran sebagai pemandu dan pembimbing untuk kita ikuti, dengan seleksi ini mewujidkan umat yang gemar membaca Al Quran, menjadikan Al-Quran sebagai panutan dan pedoman umat. Dengan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) diharapkan juga bisa melahirkan anak muda yang menyerap dan memahami menyebarkan nilai-nilai kebaikan dalam Al Quran, serta dapat melahirkan Qori/Qoriah yang benar- benar mumpuni. (ADING MULYADI/Prokompim/SetdaKuningan).

Komentar