
CHUNG JU-YUNG adalah pendiri perusahaan Hyundai, lahir di sebuah keluarga petani miskin di wilayah yang sekarang merupakan bagian dari Korea Utara. Pada masa mudanya, ia sangat ingin keluar dari kemiskinan dan mencari kehidupan yang lebih baik.
Pada awal tahun 1930-an, Chung Ju-yung masih muda dan hidup sangat miskin. Ia pernah mencuri seekor sapi dari tetangganya (versi lain mengatakan adalah keluarganya sendiri) agar bisa menjualnya dan membeli tiket kereta menuju Seoul—ibu kota Korea Selatan. Dari sinilah perjalanannya menuju kesuksesan dimulai.
Puluhan tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1998, setelah ia menjadi tokoh sukses dan kaya raya karena mendirikan dan memimpin Hyundai (salah satu konglomerat terbesar di Korea Selatan), Chung merasa bersalah dan ingin membalas perbuatannya di masa lalu.
Sebagai bentuk permintaan maaf dan balas budi, ia mengirim 1.001 ekor sapi ke kampung halamannya di Korea Utara. Jumlah itu melambangkan seribu kali lipat dari satu sapi yang dulu ia ambil. Tindakan ini juga mencerminkan nilai-nilai moral dan rasa tanggung jawabnya, meskipun sudah menjadi miliarder.(001)









Komentar