oleh

Gabungan Organisasi Wanita Kota Tasikmalaya Selenggarakan Lomba Peragaan Busana Batik Khas Kota Tasikmalaya

Kota Tasikmalaya LINTAS PENA

Pada hari Selasa 2 Oktober 2018 Gabungan Organisasi Wanita (GOW)  Kota Tasikmalaya telah menyelenggarakan kegiatan Lomba Peragaan Busana Batik Khas Kota Tasikmalaya yang bertempat di Gedung Galih Prawesti Kota Tasikmalaya.

Ketua GOW Kota Tasikmalaya Dra.Hj.Iyan Rohmulyana mengatakan kepada LINTAS PENA,  kegiatan ini sebetulnya tidak ada dalam program kerja GOW, cuma kita teringat bahwa Pada Tanggal 2 Oktober di Peringati sebagai Hari Batik Nasional,beragam lapisan masyarakat mulai dari pegawai pemerintah BUMN, BUMD hingga para pelajar dianjurkan untuk memakai batik berawal dari penetapan batik oleh UNESCO. “Sebagai warisan Kemanusiaan Untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Master Pleace Of the Oral and Intangible Herirage Of Humanity) ini juga dikuatkan dengan keputusan Presiden RI Nomor 35 Tahun 2009.dan ini sebetulnya dalam rangkaian kegiatan menjelang Hari Ibu pada Desember yang akan datang ,dan sudah beberapa kegiatan yang kami laksanakan seperti Lomba tembang kenangan,” jelasnya.

Sementara itu organisasi yang tergabung di GOW sebanyak 45 organisasi cuma yang ikutan dalam acara Lomba Peragaan Busana Batik Khas Kota Tasikmalaya ini ada 32 organisasi dan   mereka sangat antusias dengan kegiatan ini. Adapun Tema kegiatan Lomba Peragaan Busana Batik Khas Kota Tasikmalaya ini yaitu ” Mengangkat Pesona Batik Kota Tasikmalaya Merupakan Bagian dari Pelestarian  Budaya Indonesia”.

“Harapan kami Mudah mudahan dengan acara ini kita bisa mencintai batik,kita bisa menghargai budaya kita sendiri. Acara ini juga berkat kerjasama dengan kelompok usaha batik Kota Tasikmalaya semoga bisa termotivasi  untuk menciptakan karya karyanya sehingga batik lebih di cintai oleh berbagai kalangan tidak hanya ibu ibunya saja termasuk anak muda juga dan mudah mudahan batik tidak hanya di pake di acara acara tertentu tapi budaya memakai Batik bisa diterapkan disemua kalangan. Alhamdulillah pelajar yang ada di kota tasikmalaya sudah terbiasa memakai sebagai batik,” ungkapnya.

Selanjutnya ke depan acara seperti ini insyaa alloh bukan saja dilaksanakan di organisasi kami tapi bisa digelar untuk umum jelasnya.

Adapun yang menjadi juara dalam Lomba Peragaan Busana Batik Khas Kota Tasikmalaya ini antara lain  Kategori A (usia 21-40) Juara 1 diraih nomor peserta 16 dengan jumlah nilai 740,  Kategori B (Usia 41 tahun atas) nomor peserta 25 dengan jumlah nilai 760 dan Juara Favorit diraih nomor peserta 29. Sedangkan dewan jurinya terdiri dari Hj.Yuyun Sri W, Nabila Fasza dan Gerak M. (ADE BACHTIAR ALIEF)***