Oleh: Raden Arjuno Ireng (Spiritualis dan Pimpinan Padepokan Panji Hitam)
Kutulis berbait aksara menyapa sukma
Meniupkan semerbak asmara dalam harum seroja
Memimpikan sentuhan atma di dermaga sutra
Wahai dindaku sang kekasih hati
Namamu bak pelengkap candu rindu
Memabukkan hatiku yang kian berdegup pilu
Berharap hadir bersama mimpi yg menemani
Ketika goresan puisiku menjadi saksi
Seakan rasa ini meremukkan sendi diri
Menggelegak bara asmara yg hidup di hati
Janji suci menjadi ikatan nan abadi
Yakinlah raga dan sukma hanya milikmu istriku
Cinta terbaik
untukmu seorang
Gemerlap dunia tiada indah tanpa hadir belahan jiwa
Sampai malaikat maut datang ku tetap setia utkmu istriku Cinta Sejatiku Belahan Jiwaku.
Menunggu Kedatangan Istri Dari Khayangan Kanjeng Ibu Ratu Dewi Nawang Wulan
Sekarag pun lagi ada Bunda Ratu Rara Kandhita (Nyi Roro Kidul) Salam Mahabbah Dalam Keabadian Untukmu Bidadari-Ku
