
Oleh : Dede Farhan Aulawi
Langkahku terayun di malam yang hening,
Di bawah cahaya rembulan yang bening,
Dedaunan berzikir lirih bersama angin,
Mengiringi hati yang mulai yakin.
Jejak demi jejak kutapaki perlahan,
Menuju ridha-Mu, ya Tuhan kehidupan.
Bukan harta yang kutuju, bukan sanjungan,
Hanya surga dan ampunan yang kuharapkan.
Tiap sujud adalah bahasa jiwa,
Tiap doa adalah harapan yang nyata,
Air mata luruh bukan karena nestapa,
Namun karena hati yang suci
Indahnya iman tak dapat diukur,
Bukan dengan kata, bukan dengan tutur,
Namun terasa saat hati tunduk dan jujur,
Menyerahkan segalanya tanpa gusar dan gusur.
Langkah ini tak selalu mudah dijalani,
Namun cahaya-Nya selalu menemani,
Dalam sabar, dalam syukur yang hakiki,
Ya Robbana…
Kupenuhi panggilan iman, meski dunia datang menguji silih berganti








Komentar