oleh

Kapolres Majalengka Bersama Muspika Panyingkiran Dan Tokoh Masyarakat Pengecekan Lembur Tohaga Lodaya Desa Tangguh

Majalengka ,LINTAS PENA

Kapolres Majalengka Polda Jawa Barat AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso, S.H., S.I.K., M.H. bersama Muspika Panyingkiran Kabupaten Majalengka melakukan pengecekan dan pencanangan Desa Pasirmuncang yang dijadikan sebagai Lembur Tohaga Lodaya atau desa tangguh Raharja, Kamis (25/6/2020). Kapolres mengatakan, Desa Pasirmuncang ini akan dijadikan sebagai desa tangguh dari 26 Kecamatan Kabupaten Majalengka dan rencana akan dilaksanakan Launching pada hari Rabu 1 Juli 2020 sebagai Desa Tangguh Raharja.

“Kita bersama Muspika Panyingkiran sengaja melakukan pengecekan kesiapan terakhir, sebelum kita serahkan penilaian ke Pemerintah Kabupaten Majalengka dan Polda Jawa Barat,” kata AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso, S.H., S.I.K., M.H. Ia membeberkan, untuk ketahanan pangan di Desa Liangjulang ini ada kriteria, yakni Gudang Sembako Covid-19, Dapur Umum Cegah Covid-19, Poskesdes Cegah Covid-19, ruang Isolasi lawan Covid-19 dan inovasi ketahanan pangan dan peternak kambing.

“Kami cek lokasi desa tangguh ini, yang sudah memiliki bermacam inovasi untuk dikatakan desa tangguh. Mulai dari ketahanan pangan, penerapan protokol penanganan covid-19 serta sejumlah inovasi lainya,” ucap dia. Kemudian lanjut dia, Desa Pasirmuncang memiliki Kebun Tangguh yang terdiri dari berbagai macam tanaman pangan mulai dari padi, pisang, kurma, sereh, pepaya dan juga memiliki hutan lindung di sekitar lokasi. Akses masuk ke Desa Tangguh Pasirmuncang ini pun dilengkapi dengan sejumlah tempat cuci tangan dan juga thermo gun untuk mengukur suhu sebelum masuk ke dalam desa, juga wajib menggunakan masker, cuci tangan dan dicek suhu tubuh. “Kita berharap Desa Pasirmuncang ini bisa menginspirasi desa yang lain khususnya agar bisa menjadi desa tahan pangan dan tahan Covid-19,” ucap dia. Kapolres akan menciptakan sebanyak-banyaknya Desa Tangguh di Kabupaten Majalengka, dengan menggabungkan kearifan lokal, ketahanan pangan serta desa tahan covid-19 yang menerapkan protokol kesehatan. Tukas AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso, S.H., S.I.K., M.H.(HENDAYA)***

 

Komentar