oleh

Kelompok Mitra Cai Dusun Sudimara Desa Panawangan Laksanakan Gotong Royong

Ciamis,LINTAS PENA—Yang tergabung anggota Mitra Cai, yang didalamnya para petani penggarap yang berada di Dusun Sudimara Blok Bangga RT. 007/003, Desa Panawangan Kecamatan Panawangan   laksanakan gotong royong, pasalnya Saluran Irigasi yang mengairi pesawahan milik petani setempat yang Jebol beberapa bulan yang lalu belum disentuh instansi terkait.

Ketua Mitra Cai Iwan Setiawan menjelaskan kepada Lintas Pena saat berada di lokasi, mengingat musim hujan serta pesawahan tidak terairi beberapa bulan, kami beserta rekan anggota Mitra Cai didukung oleh kelembagaan desa yaitu BPD, Kepala Dusun Sudimara dan Kades Panawangan serta di bantu Babinsa Majur berinisiatif bergotong royong membuat saluran drainase sementara akibat bibir saluran air jebol beberapa bulan lalu, mengingat para petani penggarap kedepan tidak bisa mengolah sawah, bahkan kalau tidak segera ditangani para petani padi tidak akan bercocok tanam. Luas lahan pesawahan yang ada di Blok Bangga ini 41 hektar, sedangkan saluran irigasi bisa mengairi beberapa Desa Jagabaya, Bangunjaya bahkan Nagarapageuh. Saluran induk ini berhulu di Tonjong Cigede, harapan besar pihak terkait segera diperbaiki.

Ketua BPD Yuli Harahap ikut menambahkan dinas terkait segera menangani bibir saluran irigasi yang jebol, respek tolong ditanggapi keluhan masyarakat secepatnya, pengerjaan utamakan kwalitas serta komunikasi dengan masyarakat setempat. Dari kejadian jebolnya bibir irigasi bukan hanya sawah petani bahkan terjadi pergerakan tanah yang menimbulkan banyak rumah yang rusak, ditambah  tanahnya labil, intinya segera diperhatikan itu harapan besar kami.

Sementara itu,  Kadus Sudimara Wawan Hermawan tolong lebih diperhatikan masalah buka tutup pintu air, terlebih sekarang musim penghujan, sebab kalau ada bencana masyarakat yang menjadi korban, ucapnya. Salah seorang petani penggarap Amral Sumarli berharap untuk segera diperbaiki kembali yang jebol tersebut, karena dampak kami tidak bisa mengolah tanah dan bercocok tanam padi kembali.

READ  Inilah Ciri Mathi Perkutut Cemani Kul Buntet Sebagai Penolak Bala dan Santet

Kades Panawangan Asep Yaya Mulyana (Den Bonar) saat dihubungi lewat telepon celulernya juga menambahkan memang pihak pemdes Panawangan sudah melaporkan ke instansi terkait setelah kejadian jebol saluran irigasi tersebut, tapi sampai saat ini belum ada realisasi, ia pun berharap pihak instansi terkait segera memperhatikannya, dikhawatirkan kedepan para petani tidak bisa bercocok tanam padi kembali.

 Saat dikonfirmasi UPTD PUR Wilayah Panawangan yang saat diterima langsung oleh Kasubag Abdul Latif membenarkan betul kami sudah menyampaikan kepada instansi kami dikabupaten, insya Allah akan segera diperbaiki, menunggu anggaran perubahan sekitar Oktober Nopember, pungkasnya.(HENDAYA)***

Komentar