Tasikmalaya,LINTAS PENA—
Rabu sore sekitar jam 16:00 tanggal 24 Januari 2024 saya minta kakak saya untuk melakukan transaksi jual beli motor yang saya dapatkan dari facebook, dikarnakan posisi saya ada di Bandung, sedangkan traksaksi di Tasikmalaya.
“Ternyata transaksi tersebut merupakan penipuan.”ungkap Diki Kurnia, salah seorang korban penipuan jual beli kendaraan (sepeda motor) melalui medsos
Diki Kurnia menjelaskan, penipu membuat postingan ulang dari postingan asli pemilik motor, dengan harga yang lebih murah.Pemilik motor asli memposting dengan harga Rp.26 juta,Penipu memposting dengan harga Rp.18 juta (namun sudah saya nego dan dapat rp.17 juta).Penipu sudah meloby pembeli (kakak saya) dan penjual motor.
Menurut Diki, bahwa ke penjual, penipu ngakunya akan ada yang ngecek kendaraan ke rumah oleh sodaranya (kakak saya diaku sodara oleh penipu), dan untuk urusan harga dibicarakan dengan saya (penipu), sesuai dengan harga yang diposting oleh penjual motor (tujuannya agar tidak ada interaksi nego harga antara pembeli dan penjual)
Kemudian ke pembeli (kakak saya) penipu ngaku yang punya motor, namun sedang kerja di karawang, sehingga motor di titip di saudaranya (penjual motor diakui sodaranya), dan penipu meminta agar tranfer uangnya di trsnfer ke penipu yang mengaku sebagai pemilik motor.
“Selama di TKP penipu terus terusan nelpon ke pembeli dan penjual agar interaksi pembeli dan penjual terbatas, sehingga akal bulusnya berjalan lancar.Dan ketika kakak saya tranfer uang ke akun OVO penipu, penipu langsung tidak aktif nomornya. Dan penipuanpun baru disadari.”paparnya
Diki Kurnia menambahkan, bahwa kasus penipuan transalsi jual beli kendaraan (sepeda motor) tersebut sudah dilaporkan ke Polres Tasikmalaya di Jln.Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya “ Ini nomor WA penipu 0823-1511-7320 (sudah tidak aktif) dan nomor akun OVO penipu 0821-2924-9641, agar hati hati jangan menjadi korban penipuan seperti yang kami alami.”pungkasnya.(ADE BACHTIAR ALIEF)***








Komentar