oleh

Kepala Kemenag Kab.Tasikmalaya: “Kampanye Mandatori Halal, Disambut Gembira Oleh Warga UMKM”

Kab.Tasikmalaya,LINTAS PENA—Puluhan pelaku usaha, pendamping PPH, LP3H, penyuluh agama Islam dan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya hadiri dan ikuti kegiatan Nasional Kampanye Mandatory Sertifikasi Halal di 1.000 titik lokasi se Indonesia. Untuk Kabupaten Tasikmalaya dikonsentrasikan di dua Titik Lokasi yaitu di Pondok Pesantren Darusalam Rajapolah dan Ma’had Al Idrisiyah Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Sabtu (18/03/23).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya,H. Dudu Rohman beserta jajaran. Turut hadir tim Pendamping Halal Kabupaten Tasikmalaya dan Penyuluh Agama Islam FUngsional serta Pegawai dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tasikmalaya.

Dihadapan pelaku UMKM Bidang Pendidikan Ma’had Al Idrisiayh Cisayong Ustad ASep Deni memberikan dukungan penuh dan apresiasi atas terselenggaranya Kampanye Mandatori Sertifikasi Halal 2024. Deni menilai hal tersebut sesuai dengan karakter masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya.”Kami, sangat setuju dengan semangat pemerintah pusat untuk mewajibkan sertifikasi halal bagi seluruh produk makanan dan minuman yang beredar di Indonesia,”ungkap Deni.

Sementara, Kepala Desa Jatihurip Cisayong Dadang Musryid menyambut bai katas kampanye ini, ia berkeinginan semua UMKM yang memang memerlukan sertifikasi halal produk mereka, agar memanfaatkan kampanye ini. Jangan ragu untuk mendaftarkan produk-produknya untuk disertifikasi.

“Produk-produk halal kini dilirik Bayangkan jika UMKM kita bisa mengambil sedikit bagian saja dari besarnya uang yang berputar di sektor industri halal dunia ini. Ekonomi UMKM kita akan tumbuh. Sejalan dengan itu, ekonomi daerah juga tentu ikut tumbuh,” ujarnya.

Selanjutnya Dadang mengaku, pihaknya sangat terbantu oleh kebijakan yang mewajibkan setiap produk makanan dan minuman, hasil sembelihan dan jasa sembelihan yang beredar di Indonesia untuk bersertifikat halal tersebut.

“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk melakukan pengembangan industri halal di Indonesia, Kami di Desa kami umumnya di Kabupaten Tasikmalaya merasa sangat terbantu dan siap mendukung sepenuhnya,” tandas Dadang.

Senada dengan Kepala Desa Jatihurip Cisayong, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya H. Dudu Rohman menyampaikan perlu gerak cepat, agar seluruh produk yang beredar di Kabupaten Tasikmalaya segera bersertifikasi halal.

Dikatakan Dudu, Kampanye yang dicanangkan Kementerian Agama melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) ini bertujuan menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha bahawa Oktober 2024, seluruh produk wajib bersertifikat halal. (Fajri Adi Nugraha S.IP /Humas Kemenag)****

Komentar