Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman secara resmi mendeklarasikan berdirinya Indonesia Football 7 Federation di Jakarta pada Kamis (30/4/2026). Dalam kepengurusan federasi yang mewadahi sepak bola tujuh lawan tujuh ini, Kastaf mengemban amanah sebagai Ketua Umum dan secara khusus menggandeng pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, sebagai Penasihat Teknik.
Dalam sambutannya, Kastaf menekankan bahwa pengembangan olahraga ini bukan semata-mata untuk meraih trofi, melainkan sebagai wadah strategis untuk membangun karakter generasi muda. “Melalui olahraga, maka akan terpaculah semangat patriotisme dan nasionalisme. Jiwa-jiwa kompetisi dan petarung yang pantang menyerah akan terbentuk,” ujar Kastaf.
Ia menambahkan bahwa generasi muda yang disibukkan dengan kegiatan positif dan berpikir tentang olahraga akan memiliki mental yang tangguh, sehingga terhindar dari pengaruh buruk maupun informasi-informasi yang menyesatkan.
Keyakinan Kastaf untuk membawa Football 7 Indonesia ke kancah global didasari oleh besarnya potensi sumber daya manusia nasional. “Dari 280 juta orang Indonesia, mestinya ada tujuh pemain hebat yang bisa masuk tim nasional,” tegasnya.
Ia menyoroti bahwa hambatan utama atlet Indonesia untuk bersaing di tingkat dunia seringkali bukanlah pada postur tubuh, melainkan pada aspek mental dan kedisiplinan. Oleh karena itu, pengalaman dan standar kedisiplinan tinggi dari Shin Tae-yong sangat dibutuhkan untuk memicu kekuatan mental para pemain.
“Alhamdulillah, Shin Tae-yong berkenan karena mencintai Indonesia,” ungkap Kastaf mengapresiasi kesediaan mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut untuk turut membangun persiapan menuju piala dunia.
Meski baru dideklarasikan secara resmi, Indonesia Football 7 Federation sebetulnya telah didukung oleh infrastruktur ekosistem yang masif, dengan sekitar 1.700 lapangan mini soccer di seluruh Indonesia dan telah bergulirnya liga secara rutin, termasuk liga untuk wanita. Federasi ini juga telah terafiliasi dengan International Football 7 Federation (FIF7) yang beranggotakan lebih dari 50 negara sejak tahun 2011.
Sebagai langkah pembuktian pertama, Timnas Football 7 Indonesia bersiap untuk berkompetisi di ajang bergengsi Intercontinental Cup yang merupakan kalender resmi FIF7 di Roma, Italia, pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2026 mendatang.
Dalam menjalankan program kepelatihannya, Shin Tae-yong tidak akan turun langsung ke lapangan, melainkan memantau dan memastikan arah perkembangan tim berada di jalur yang benar. Operasional kepelatihan Timnas Football 7 telah diisi oleh tenaga-tenaga profesional yang terdiri dari Pelatih Kepala Socrates Matulessy, Asisten Pelatih Difa Aryandra Zhafran, Pelatih Kiper Alfonsius Kelvan, Pelatih Kekuatan dan Kondisi Reyhan Airlangga, serta didukung oleh staf tambahan Yusuf Maulana dan Fisioterapis Asep Aziz. Pemusatan latihan rencananya akan dimulai satu bulan sebelum tim berangkat ke Roma.
“Dari lapangan kecil, kita bangun mimpi besar, dari komunitas kita melangkah ke dunia. Football Seven Indonesia dimulai hari ini, dan akan kita bawa hingga dunia mengenal Indonesia,” tutup Kastaf dalam naskah deklarasinya, yang diharapkan kelak federasi ini mampu mendunia dan bersinergi dengan PSSI untuk memajukan sepak bola tanah air.(REDI MULYADI)**
