Kab.Ciamis LINTAS PENA—Santri di era globalisasi dan modernisasi tak hanya dituntut belajar agama dan mahir membaca kitab saja.Mereka dituntut untuk memiliki keterampilan sehingga menjadi generasi santri yang unggul dan berkualitas.
“Santri harus selalu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan zaman sehingga santri menjadi solusi untuk perkembangan zaman ini. Salah satunya kami latih untuk bisa berwirausaha melalui penyemaian, penanaman pohon bibit dan buah buahan hingga mampu menjualnya” jelas KH.Moh.Kodar SA,S.Pdi.,MA panggilan akrabnya Aang Rida kepada LINTAS PENA Selasa,25 Januari 2024.
Pondok Pesantren Riyadlul Huda Lumbungsari Pamarican ini berdiri sejak tahun 2000 dan terus membina para santri-santriahnya agar nantinya membawa manfaat pada lingkungan dan masyarakat sekitar.
Menurut Aang Rida, santri memiliki pitensi besar menjadi apapun termasuk pengusaha. “Adapun jenis tanaman atau bibit pohon dan buah-buahan yang tersedia di ponpes kami antara lain Duren semua jenis mulai harga Rp. 35.000 – R. 1.000.000 per pohon .Alpuket semua jenis harga Rp.35.000 – Rp. 165.000 per pohon,.Kelapa Genjah entog Rp. 40.000 ,kelapa genjah wulung Rp.50.000 Bibit pete Rp.17.500,Jambu kristal Rp.17.500.”katanya
Disamping melatih para sanntri santriah untuk berwirausaha keseharian mereka tidak lepas kami berikan pendidikan pengajian kirab kuning,tahfidz Al-qir’an dan lainnya.
Selanjutnya di ponpes pun bisa menerima pesanan tanamam bibit pohon,buah-buahan,bibit sayuran atau palawija bagi yang berminat bisa langsung datang ke Ponpes Riyadlul Huda Lumbungsari Rt.11 Rw.04 Desa/ Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis Jawa Barat atau bisa kontak ke nomor : 081312292900 (Aang Rida) “ Insyaa Alloh dari hasil penjualan bibit pohon dan buahbushan akan kami pergunakan untuk pembamgunan asrama yang ambruk karena sudah lapuk dimakan usia dan rencana anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp.200.000.000, meski belum ada perhatian baik dari pemerintah terdekat apalagi dari Pemkab Ciamis. Mohon doa restu dan sumbangsihnya semoga Asrama ponpes Riyadlul Huda Lumbungsari bisa segera terwujud “jelas Aang Rida mengakhiri obrolan.(ADE BACHTIAR ALIF)*








Komentar