oleh

Khasiat Seledri Untuk Obati Sakit Batu Ginjal

SELEDRI (Apium graveolens L) adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan. Di Indonesia tumbuhan ini diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan. Seledri merupakan sayuran hijau yang rendah kalori. Daun seledri mengandung sekitar 16 kalori per 100 gram. Daun seledri juga bisa digunakan sebagai tanaman obat keluarga karena mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1 dan zat besi lainnya seperti kalium dan mineral.

Daun Seledri ternyata tidak saja bermanfaat untuk membuat lezat masakan. berwarna hijau cerah tersebut ternyata juga memberikan manfaat bagi ibu hamil lho, Bunda.

Menurut Sandra Arevalo, seorang ahli gizi dan juru bicara dari Academy of Nutrition and Dietetics, manfaat daun seledri untuk kehamilan dapat meningkatkan kesehatan usus, melawan kanker, membersihkan kulit, membersihkan virus, dan ragam manfaat lainnya.

Seledri pun kerap disebut sebagai daun ajaib karena dapat menyembuhkan berbagai keluhan kesehatan. Tak hanya itu, daun seledri juga diketahui memiliki nilai gizi yang tinggi.”Seledri sangat rendah kalori. Satu batang besarnya hanya mengandung 9 kalori dan terdiri dari sekira 60 persen air. Satu batangnya juga mengandung sejumlah vitamin K, vitamin A, folat, dan kalium yang sehat,” kata Arevalo seperti dikutip dari laman Medium.

Lebih lanjut, Arevalo mengatakan bahwa daun seledri juga sangat rendah lemak dan karbohidrat di mana menjadi sumber serat makanan yang baik.

Melansir Stylesatlife, seledri kaya akan antioksidan dan nutrisi lainnya yang bermanfaat selama kehamilan. Sehingga, menjadikan daun seledri asupan ketika hamil dapat menjadi pilihan yang baik.

Sekitar dua minggu yang lalu saya mengalami sakit yang luar biasa di daerah pinggang atas atau di bawah tulang rusuk terakhir. Saya merasakan nyeri bagaikan di tusuk-tusuk, awalnya saya kira hal itu di sebabkan karena masuk angin saya pun berinisiatif untuk meminum obat  masuk angin yang tersedia di warung-warung terdekat. Beberapa jam berselang rasa sakitnya tidak kunjung menghilang malah seperti bertambah saja, akhirnya saya pun meminta teman untuk mengerok “kerokan” (bahasa jawa) punggung saya hal itu pun tidak berdampak signifikan terhadap rasa nyeri yang saya alami. Saya dalam satu hari itu mencoba untuk bertahan menghadapi sakit nyeri pinggang yang awalnya saya kira hanya karena masuk angin biasa, keesokan harinya setelah saya bangun tidur saya pun merasa ingin buang air kecil, alangkah terkejutanya saya karena saat saya buang air kecil air seni saya berwarna merah layaknya air daging.

Di saat saya panik tersebut teman pun menyarankan saya untuk check-up ke dokter saya pun hari itu segera pergi ke dokter, setelah di adakan diagnosa sayapun terkejut bagaimana tidak, diagnosa dokter kala itu mengatakan bahwa saya terkena gagal ginjal. Tanpa putus asa saya pun check-up ke dokter lain dari hasil diagnosa dokter yang terakhir saya kunjungi mengatakan bahwa saya terkena batu ginjal, sedikit lega rasanya. Dokter pun menyarankan saya untuk operasi laser selain biayanya mahal saya juga memang tidak mau di operasi. Akhirnya sayapun banting setir untuk mencari obat-obatan herbal.

Karena memang dalam keluarga saya terdapat riwayat penyakit batu ginjal terutama pada ke dua kakak dan ayah saya jadi saya tidak asing terhadap penyakit batu ginjal. Saya pun mencari ramu-ramuan herbal yang dulu di konsumsi keluarga saya dan memang efektif untuk mengobati atau mengeluarkan batu yang ada di kantung kemih tersebut. Ramuan keji beling, kumis kucing dan beberapa tanaman herbal lain saya rebus sesuai dengan aturan yang di anjurkan, selang beberapa hari memang rasa nyeri di kantung kemih sedikit berkurang dan frekuensi buang air kecil saya pun lebih lancar, tapi saya tetap merintih-rintih menahan rasa nyeri seperti orang yang sedang menahan buang air kecil. Memang dengan pengobatan herbal butuh waktu yang agak lama untuk bisa meluluhkan batu tersebut, sekali lagi teman memang sangat berharga dalam kehidupan kita. Salah seorang teman menyarankan saya untuk meminium air rebusan daun seledri ia berkata ada salah seorang keluarganya yang dulu juga terkena kencing batu setelah secara rutin selama tiga hari berturut-turut utamanya sebelum dan setelah bangun tidur meminum rebusan air tesrsebut alhamdulillah batu yang menjadikan rasa sakit itu keluar dari dalam kantung kemih bersama dengan urin. Sayapun penasaran dan langsung membeli dua ikat seledri di pasar sayur, saya rebus dan minum sesuai dengan petunjuk teman walaupun teman bukan dokter saya yakin yang namanya obat herbal tidak akan ada efek samping. Subhanallah walhamdulillah setelah rutin selama kurang dari tiga hari saya mengkonsumsi rebusan daun seledri tersebut perlahan serpihan-serpihan batu pun mulai keluar, pada akhirnya batu nyapun yang selama ini menjadi momok itu pun keluar, Alhamdulillah saya sekarang lebih baik dan tidak merasakan rasa nyeri atau gangguan-gangguan lain yang di sebabkan oleh batu ginjal tersebut.

Kita semua tahu seledri atau nama latinnya Apium Graveolends L sangat banyak di gunakan sebagai bumbu masak pada berbagai makanan yang kita jumpai pada kehidupan sehari-hari. Tapi masih banyak di antara kita yang mungkin belum mengetahui kasiat dari seledri sebagai obat herbal, seledri mengandung zat tonik sebagai pemacu enzim pencernaan, menurunkan tekanan darah, menghentikan pendarahan, peluruh air kencing, peluruh haid, menurunkan asam urat, dan membersihkan darah. Sedangkan perannya dalam reproduksi karena seledri mampu memperbaiki fungsi hormonal yang terganggu, seperti nyeri haid dan juga nyeri yang di akibatkan oleh batu ginjal.

Seledri sangat kaya akan minyak astiri, setiap 100 gram daun seledri mengandung 130 IU vitamin A dan 15 mili gram vitamin C. Vitamin A dan vitamin C di kenal sebagai anti oksidan yang dapat memperlancar darah dan efektif untuk melawan serangan radikal bebas terhadap dinding sperma tau sel telur.

Sejak zaman Mesir Kuna, Yunani dan Romawi kuno 850 SM. Seledri di tanam sebagai tanaman pengobatan. Biji pada seledri berguna untuk menyembuhkan demam, flu, penyakit pencernaan, dan arthritis limpa dan hati. Berdasarkan penelitian lain tanaman ini mengandung natrium yang berfungsi sebagai pelarut guna melepaskan deposit kalsium yang tersangkut di ginjal dan sendi.

Hasil penelitian lain menyebutkan, seledri juga mengandung psoralen, zat kimia yang menghancurkan radikal bebas biang penyebab kanker, akarnya di rekomendasi untuk pengobatan anaskara dan perut mulas. Daun yang masih segar bermanfaat untuk perut dan hati, melancarkan air seni dan haid, memecah batu ginjal, memperbanyak mani, dan mengatasi bau mulut yang tak sedap.

Daun seledri juga dapat meningkatkan stamina tubuh karena sifatnya sebagai penyegar, meningkatkan sirkulasi darah dan sirkulasi oksigen yang mengalir dalam darah, zat aktif  apigenin juga terkandung dalam seledri yang bisa merangsang ereksi, penggumpalan darah, dan relaksasi otot polos.

awalnya saya ga faham kalo seledri bisa untuk ginjal, saya hanya pakai untuk menurunkan tekanan darah saja … tpi ko malah ginjal saya ikutan beres juga … hahahahah Alhamdulllah toh … istri saya bikin dengan cara : 1 Ons seledri di blender dengan 1/2 gelas air matang …. kemudian di saring dan minum air nya setiap 3 kali sehari …. minimal setiap bangun tidur sebelum makan apa apa dan sebelum tidur lagi

Cara mengkonsumsi seledri untuk mengobati darah tinggi :

Ambil seledri yang telah dicuci bersih secukupnya, air matang satu gelas, kemudian blender. Ambil blenderan seledri dan air tadi, lalu saring. Minum jus seledri yang sudah disaring tersebut 1 kali sehari setelah sarapan. Namun ingat, sebelum minum secara rutin jus seledri ini, sebaiknya ketahui tensi darah anda. Dan Setelah anda melakukannya selama 1-2 minggu, lakukan tensi darah kembali dan lihat hasilnya. Hentikan jika tekanan darah Anda sudah kembali normal.

Beberapa manfaat daun seledri

• Mengurangi tekanan darah tinggi

• Membantu Anda mengatasi vertigo. Vertigo adalah masalah pada kepala berupa sakit tujuh keliling pada kepala

• Mengatasi tungkai belakang yang memiliki cairan yang kurang baik dan berbahaya

• Mengatasi masalah ringan seperti mual, masuk angin, batuk, dan alergi.

• Mengatasi rematik dan asam urat

• Membantu melembabkan mata agar tidak kering

• Meningkatkan nafsu makan

• Mengatasi kencing yang di sertai dengan darah

• Membantu mengatasi keluhan menopause

• Bagi Anda yang sering telat datang bulan bisa membantu untuk melancarakan datang bulan Anda

• Sebagai penyubur rambut agar terlihat lebih lebat

• Mengurangi masalah kolesterol

Penyakit yang dapat diobati dengan seledri : hipertensi, sakit mata, reumatik, anemia,penghilang rasa sakit, sehat Darah dan membersihkan darah , diare, diabetes, epilepsi, migran, buang air kecil yang mengandung darah, mencegah stroke, memperbaiki fungsi hormon,sakit panas . Juga jus seledri dari seledri berdaun besar bisa meningkatkan kecerdasan, mengatasi herpes, gondok, sebagai pencegah kanker payudara , gagal ginjal, dan untuk kesehatan gigi, membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah, mengurangi rasa sakit pada persendian akibat asam urat, menormalkan gula darah, menjaga kesehatan jantung dan tulang, mengatasi infeksi saluran kencing, serta menetralisir efek degeneratif dan sebagai anti oksidan penangkal radikal bebas gondok dan digunakan juga untuk kecantikan .

Semoga bermanfaat, kesehatan ialah harta yang tak ternilai.

Referensi tentang penjelasan seledri di ambil dari Info Fisioterapi Pusat Informasi Imu fisioterapi Indonesia.( Di share oleh Afandi Mawahib, pasien gagal ginjal )

Komentar