oleh

Manfaatkan Kelas Digital Agar Anak Tidak Mabal

Oleh: Nita Krismania, S.Pd

GADGET  adalah suatu piranti atau perangkat elektronik yang berukuran relatif kecil serta memiliki fungsi khusus dan praktis penggunaannya. Salah satu jenisnya adalah Smartphone. Saat ini banyak orangtua yang memfasilitasi anak-anaknya dengan gadget yang sebenarnya tidak begitu urgen. Akibatnya penggunaan gadget di tangan anak-anak menjadi tidak tepat guna. Anak-anak lebih senang menghabiskan waktu luangnya dengan bermain game online maupun menggunakan media sosial dibandingkan bermain melakukan aktivitas fisik dengan teman sebayanya. Belum lagi dengan kurangnya pengawasan dari orangtua, banyak konten negatif yang dengan mudah dapat diakses oleh siapapun termasuk anak-anak.

Di era digital 4.0 ini memang sulit bagi para orangtua mencegah anak-anak untuk mengenal gadget. Bahkan balita saja saat ini sudah dikenalkan dengan smartphone hanya agar mereka dapat bersikap tenang ketika orangtuanya sedang sibuk bekerja. Mereka disuguhi dengan berbagai tontonan di channel Youtube. Sedangkan jika orang tua kurang pengawasan, terdapat banyak konten-konten negatif yang tidak layak ditonton oleh anak-anak. Akibatnya banyak anak-anak yang terpapar oleh konten negatif yang biasa mereka tonton melalui gadgetnya. Oleh karena itu tugas orangtua dan guru untuk dapat mengarahkan anak-anak agar dapat menggunakan gadget dengan bijak dan tepat guna.

Beberapa saat yang lalu LPMP Jawa Barat mengadakan sosialisasi Portal Rumah Belajar yang ditujukan kepada guru-guru dari sekolah binaan LPMP Jawa Barat yang menerapkan siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Melalui Portal Rumah Belajar ini, guru dan siswa dapat mengakses fitur-fitur menarik seperti kelas digital, bank soal, laboratorium maya, buku sekolah elektronik, modul digital, peta budaya, wahana jelajah angkasa dan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Guru dapat mengadakan kelas digital dengan sistem pembelajaran yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual atau tanpa tatap muka antara guru dan siswa. Dengan fitur ini guru dapat memberikan bahan ajar interaktif yang dapat diakses dan dibagikan pada siswa dalam bentuk digital. Guru dapat menyediakan bahan ajar berupa rangkuman, LKS, bank soal, video pembelajaran yang dapat diakses siswa dimana saja dan kapan saja.

Selain kelas digital fitur-fitur lainnya juga sangat bagus jika digunakan oleh siswa. Seperti Laboratorium maya yang dapat diakses guru dan siswa untuk membantu pembelajaran. Dengan laboratorium maya, dapat menambah pengalaman belajar siswa khususnya di bidang sains. Karena dihadapkan pada kenyataan bahwa ketersediaan laboratorium di sekolah dasar masih sangatlah terbatas. Laboratorium maya ini juga memberikan banyak keuntungan bagi guru dan siswa, diantaranya tidak membutuhkan biaya untuk membeli alat dan bahan juga aman bagi siswa dibandingkan melakukan percobaan dengan alat dan bahan yang sebenarnya.

Diharapkan dengan diadakannya kelas digital ini, anak-anak dapat memanfaatkan waktu luang untuk menggunakan gadgetnya secara lebih positif. Jika kegiatan pembelajaran di kelas digital di Rumah Belajar Kemdikbud ini dapat dijalankan dengan baik, maka anak-anak dapat memanfaatkan kemajuan teknologi dengan sebaik mungkin.

 

***Penulis adalah guru SDN Leuwikidang Kecamatan  Bungursari Kota Tasikmalaya.

Komentar