oleh

MUSDA KNPI dan Gagasan Pemuda

Penulis:  Endri Herlambang, S.IP., M.Pd

GAGASAN yang tepat untuk membangun pemuda, tentunya berawal dari hasil diagnosa atas problematika yang terjadi, kemudian kita berani jujur dan menerima realita atas hasil diagnosa tersebut, maka dari sanalah kita akan menemukan solusi, tinggal kita siap  menata kondisi pemuda yg salahsatunya kini belum memiliki kemandirian ekonomi apalagi dipasca pandemi ini.

Kemandirian ekonomi sejatinya dapat dibangun oleh KNPI, karena KNPI telah menjadi rumah bagi Pemuda. Secara etimologi ekonomi berasal dar 2 kata yakni “oikos” yang berarti rumahtangga/keluarga dan “nomos” yang berarti aturan. Secaran oikos/rumah KNPI telah milikinya. dan selanjutnya KNPI tinggal membangun nomos yakni aturan. aturan inilah yang akan mempasilitasi kebutuhan pemuda, dan aturan inilah yang akan menghalalkan dan mempasilitasi sifat-sifat serta kebutuhan fragmatisme manusia yang dalam hal ini pemuda.

Praktik money politic seringkali dijadikan pilihan untuk memenuhi kebutuhan. semua itu terjadi karena sistem ekonomi di KNPI belum dibangun, tidak ada perbedaan mengkonsumsi/makan hasil dari money politik dan  memakan hasil dari transaksi ekonomi, keduanya sama-sama saja yakni “memasukan makanan kedalam mulut”. Tetapi yang membedakannya adalah yang satu berada dalam naungan hukum dan yang satu lagi tidak.

Sama hal nya dengan perzinahan dan pernikahan,  implementasi hubungan sexualnya, keduanya sama-sama saja, dan yang membedakan adalah kalau nikah mengunakan hukum aqad nikah dan disahkan secara formal, sedangkan perzinahan tidak ada hukum dan lembaga yang mengesahkannya.

Oleh karena itu kedepan KNPI perlu memiliki BUMD pemuda dimana secara  sistemik kebutuhan fragmatisme manusia/pemuda dapat terfasilitasi secara ekonomi (halal dan saling menguntungkan).  sehingga praktik Money politik yang sering terjadi dapat berevolusi dan berubah menjadi praktik ekonomi pemuda.

Akhirnya kebutuhan kita sebagai manusa yakni butuh uang, butuh makan, butuh minum dst, akan terpasilitasi oleh sistem ekonomi yang disiapkan oleh BUMD Pemuda, selain itu ketika kita mengkonsumsinya kita akan merasa aman dan nyaman tanpa terganggu oleh kekhawatiran. bahkan yang paling penting kebutuhan kita akan terpenuhi secara berkelanjutan. Oleh karena itu konsep utuh BUMD Pemuda telah penulis siapkan, sebagai jalan untuk memposisikan pemuda pada nilai kemuliaannya, dan dari kemandirian ekonomi ini-pun, secara otomatis pemuda dapat turutserta membangun Kabupaten Tasikmalaya menuju visi & misinya, oleh karena itu Konsep BUMD Pemuda ini dalam waktu yang tepat semoga dapat kita implementasikan bersama.(****

Komentar