oleh

Pemdes Nusawangi Adakan Muyawarah Desa (Musdes) Khusus Validasi,Finalisasi & Penetapan KPM BLT-DD TA 2021

Kab. Tasik, LINTAS PENA.

Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 222/PMK.07/2020 Tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021, pada Pasal 39 ayat (1) disebutkan bahwa Pemerintah Desa wajib menganggarkan dan melaksanakan BLT Dana Desa. Berdasarkan hal tersebut, Pemerintah Desa Nusawangi mengadakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dengan agenda Validasi, Finalisasi, dan Penetapan Data Calon Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahun 2021, Jumat (26/08). Musdesus yang diselenggarakan di Balai Desa Nusawangi. Turut hadir Kepala Desa Nusawangi beserta perangkatnya, Ketua BPD dan anggotanya, ketua RT, RW, Kepala Dusun, Babin Kantibmas, Babinsa, dan tokoh masyarakat.

Diawal sambutan, Ading selaku Kepala Desa Nusawangi menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya rapat tersebut utamanya Ketua RT adalah agar sama-sama tahu mengenai warga yg akan dimasukkan menjadi keluarga penerima manfaat BLT dana desa tahun 2021. Karena yang paling tahu kondisi masyarakat secara langsung adalah ketua RT. “ketua RT dan kepala dusun diharapkan keaktifan, kejelian serta pendapat dan aspirasinya dalam mengusulkan data warga yang akan dimasukkan menjadi keluarga penerima manfaat BLT dana desa tahun 2021. dan pastikan nama warga yang akan di data tidak masuk dalam penerima bantuan dari kemensos, PKH, dan BPNT.” tegasnya.

Pendataan nama warga yang diusulkan menjadi keluarga penerima manfaat BLT dana desa tahun 2021 memenuhi minimal 7 kriteri kemiskinan dari 14 kriteria kemiskinan dan di prioritaskan Usia Non Produktif, Lansia Hidup Sendiri, dan disabilitas. Musdesus ini mengacu pada Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 222/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021, Surat Edaran Menteri Desa PDTT Nomor 17 Tahun 2020 tentang Percepatan Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, terangnya.

Setelah dilakukan imbuh Kades Nusawangi Ading yang akrab di sapa (Ayah), pembahasan dan diskusi terhadap agenda di atas, seluruh peserta musdesus menyetujui serta memutuskan data keluarga penerima manfaat BLT-DD tahun 2021 sebanyak 48 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Adapun besaran BLT-DD yaitu Rp. 300.000,- per KPM, ungkapnya. Kades Nusawangi berpesan kepada segenap RT RW untuk turut serta mengawal segala bentuk bantuan Sosial yang diberikan kepada Masyarakat,karena itu salasatu tugas kita untuk mengawal calon penerima bantuan secara tepat sasaran,terangnya.

Akan tetapi imbuh kades Bantuan Sosial selalu menjadi isu yang sensitif bagi siapapun. Dan kadang masyarakat sering memberikan tanggapan dan kritik mengenai hal tersebut tanpa memahami bahwa proses ini ada aturannya tegasnya.Kami menghimbau kepada seluruh warga khususnya Desa Nusawangi untuk bersama-sama memahami dasar hukum dan aturan-aturan yang berlaku pada setiap kegiatan dan keputusan pemerintah sebelum memberi tanggapan yang salah katanya.Karena memang kesalah pahaman terjadi jika kita tidak memahami alur dan aturan dari program-program pemerintah,pungkasnya. (Johan Rohani)

Komentar