oleh

Pemkab Lampura Dinilai Gagal Jalankan Roda Pemerintahan, Ribuan Perangkat Desa Demo

Kotabumi, LINTAS PENA

Kini semakin jelas Pemkab  Lampung Utara  gagal menjalankan roda pemerintahan (09/05/2018 red) sudah sekian kali demo. Kali ini turun kembali dari seluruh kepala desa dari 23 kecamatan, yakni  232 desa se Kabupaten Lampura, yang mana masa di perkirakan 4000 orang  dari gabungan kepala desa dan perangakat desa. Mereka turun untuk menuntut hak/gaji pada tahun 2017 sebanyak 7  bulan dan 5 bulan di tahun 2018   belum mereka terima, yang ada hanya janji-janji saja. mereka melakukan orasi/demo di kantor Pemda Lampura.

Karena ang mana tahun 2017 , tujuh bulan belum tersalurkan angaran dana desa (ADD)  jumlah global Rp. 65 Miliar dan tahun 2018 lima bulan sejumlah Rp. 40 miliar,  sehingga pemerintah setempat diangap gagal dalam mengatur keuangan APBD atau APBN.

Pemkab lampura melalui  Asisten lll Efrizal Arsyad, Kabag Kesra Ansori Rasyida bererta Kepala  DPMD Suwito  mewakili Plt Bupati  Sri Widodo dan seketaris daerah, yang tidak berada di tempat,  menemui perwakilan kepala desa dari setiap kecamatan di ruang siger lantai dua guna berdialog.

Dalam dialog tersebut,  para kepala desa yang tergabung dalam asosiasi pemerintah desa seluruh indonesia (APDESI) angkat bicara, “ Kami ini sudah sabar pak,  kurang sabar apa lagi kami selama 12 bulan tidak menerima gaji ,  yang kami pertanyakan hari ini mau dibayar atau tidak gaji  kami. Itu hak kami. Uang itu setahu kami ada, mengapa tidak disalurkan. Jika dipakai siapa yang memakai nya, jika dialihkan ketempat lain dialihkan kemana,” tanyanya.

“Kami ini sudah bosan yang dijanjikan terus dari tahun 2017 sampai saat ini belum ada keputusan yang pasti. Jika hari ini tidak ada keputusan apa yang harus kami katakan kepada perangkat kami pak ,maka dari itu kami butuh kepastian, tutup nya.

“Lantas kemana dana desa ini,  kenapa gaji  kami tidak dibayar selama hampir setahun, Padahal dana ADD itu wajib dibayarkan karena itu keringat kami dan kerja keras kami untuk memberikan pelayanan yang baik kepada seluruh masarakat di desa,.Kenapa gajih kami tidak dibayar.”ujar Andi Sabak Kepala Desa Margorejo, Kecamtan Kotabumi Utara.

Sementara itu, Asisten lll Efrizal mengatakan bahwa plt Bupati Sri Widodo sedang berada di Kementerian di Jakarta untuk mencari solusi mengenayi permasalahan ADD tersebut. “Saya pastikan hari Senin nanti pak Plt ada di Kotabumi . Jika kalian meminta untuk saya yang membayar dana tersebut,  mohon maaf saya tidak bisa dikarenakan itu bukan kewenangan saya, Hari Senin nanti semua pihak Pemkab yang berkaitan dengan ADD akan masuk semua.”

Plt Bupati Lampura  dan para jajaran nya yang punya kewenangan dalam hal dimaksud pada Senin nanti ada semua pemda ini dan insya allah hari Senin juga kita akan menemukan titik terang dari semua permasalahan ini, tutup Efrizal. (Tjikmet)

Komentar