oleh

Pengaruh Metode Drill Terhadap Hasil Belajar Lempar Turbo Dalam Atletik Kids

Oleh: Hapid Sidik, S.Pd (SDN Korpri 03 Kec. Baleendah Kab. Bandung)

PENDIDIKAN jasmani, olahraga dan kesehatan merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang masuk  dalam kurikulum  sekolah. Pendidikan  jasmani  merupakan  bagian  penting  dari  pendidikan menyeluruh dengan mengutamakan aktivitas jasmani dan pembinaan hidup sehat untuk pertumbuhan dan perkembangan jasmani, mental, sosial dan emosional yang serasi, selaras dan seimbang. Hal ini menjadi penting untuk diajarkan guru mengingat kebutuhan pendidikan jasmani berpengaruh sangat besar dalam membangun tumbuh kembang peserta didik dilingkungannya.

Setiap guru memiliki permasalahan serupa, yakni kesulitan dalam menetapkan metode pembelajaran yang tepat pada peserta didiknya. Terlebih lagi, setiap siswa memiliki kepribadian dan karakteristik yang berbeda. Bisa jadi metode belajar tertentu cocok untuk siswa A, dan sebaliknya dianggap kurang menarik bagi siswa B. Untuk itulah, guru perlu memahami apa yang dimaksud dengan metode pembelajaran agar tercipta proses belajar mengajar yang efektif dan efisien.

Pada kenyataannya banyak persoalan yang terjadi dalam pembelajaran PJOK di sekolah diantaranya adalah guru mengeluhkan rendahnya tingkat ketuntasan belajar siswa  pada materi belajar lempar turbo permainan altetik kids. Rendahnya tingkat ketuntasan belajar siswa tersebut lebih disebabkan karena guru kurang tepat dalam memilih dan menggunakan metode pembelajaran yang tepat.

 Untuk mencapai ketuntasan belajar siswa,pada materi belajar lempar turbo permainan altetik kids, disinilah  pentingnya guru PJOK menerapkan pendekatan metode Drill. Metode drill adalah metode dalam pengajaran dengan melatih peserta didik terhadap bahan yang sudah diajarkan/ berikan agar memiliki ketangkasan atau ketrampilan dari apa yang telah dipelajari (Sudjana, 1995:86).

Berdasarkan  prosesnya  pembelajaran  yang  dilakukan  oleh  guru  dan  siswa  dengan

menggunakan metode drill untuk pembelajaran lempar turbo berjalan sesuai yang diharapkan, siswa terlihat semangat dalam belajar, metode umpan balik membuat perhatian belajar tidak hanya dominan pada guru tetapi lebih banyak menekankan pada kinerja murid. Oleh karena itu kualitas hasil belajar siswa  menunjukkan  peningkatan  rata-rata  dari  sebelumnya.

READ  KPAID Kabupaten Tasikmalaya Sambangi Kemenag "Budak Diajar Daring, Loba Kolot Nu Rungsing "

Berdasarkan temuan hasil penelitian maka  dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh  yang signifikan dari metode Drill terhadap hasil belajar lempar turbo dalam permainan altetik kids. Ternyata materi ini sangat cocok jika diajarkan menggunakan metode drill.

Adanya penerapan metode Drill dalam pembelajaran olahraga diharapkan, semoga pendidikan olahraga dalam ruang lingkup pembelajaran PJOK di sekolah dapat terwujud peningkatan kualitas kearah yang lebih baik.(****

Komentar