oleh

Perkuat Kaderisasi, Fatayat NU Kuningan Gelar Latihan Kader Dasar

KUNINGAN – LINTAS PENA. Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kuningan mengadakan Latihan Kader Dasar (LKD), yang diikuti oleh 185 peserta dari 28 Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU. Sekda Kabupaten Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si,  memberikan motivasi kepada peserta tersebut. Hadir   Banom NU  Kuningan. Acara ini berlangsung di Gedung Organisasi Wanita (GOW) pada Sabtu, 16 September 2023

Dalam kesempatan itu Sekda Dian juga menyampaikan pentingnya Wawasan Kebangsaan. Karena memiliki wawasan kebangsaan yang kuat adalah kunci untuk membangun masyarakat yang stabil, harmonis, dan maju. Selain itu, wawasan kebangsaan juga berperan dalam menjaga perdamaian dan keselamatan negara.

Beberapa contoh pelaksanaan praktis wawasan kebangsaan disebutkan Sekda Dian  dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya  Pemahaman akan Sejarah dan Budaya Nasional, Penggunaan Bahasa Nasional, Pemahaman tentang Lambang dan Simbol Nasional, Partisipasi dalam Proses Demokratis, Pemberdayaan Komunitas Lokal, Menghormati Keanekaragaman Budaya, Kepatuhan Terhadap Hukum, Patriotisme dalam Peringatan Hari Nasional, Pendukung Ekonomi Lokal, dan Pendidikan Tentang Wawasan Kebangsaan.

“Wawasan kebangsaan  memiliki peran penting dalam membangun dan memelihara stabilitas, persatuan, serta kesejahteraan dalam suatu negara. Membangun Identitas Bersama, Mendorong Persatuan dan Solidaritas, Mendorong Partisipasi dan Kewarganegaraan yang Bertanggung Jawab, Menghargai Nilai-Nilai Bersama, Meningkatkan Pembangunan Ekonomi dan Sosial, dan Melindungi Kedaulatan Negara,” jelasnya.

Sementara itu perihal pelaksanaan LKD Sekda Dian berharap bahwa melalui pengkaderan ini, potensi yang ada dalam diri kader Fatayat NU dapat dioptimalkan, sambil mencetak kader yang setia terhadap organisasi. Tak kalah pentingnya, LKD ini  dapat menanamkan rasa memiliki (sense of belonging) pada anggota  terhadap organisasi Fatayat NU Kabupaten Kuningan.

“Semangat menjadi generasi  yang haus akan pengetahuan dan pengalaman positif, dapat terus terjaga dalam diri setiap kader, sebagai bagian proses  menjadi kader yang militan, berkualitas, dan siap untuk berbakti kepada NU dan NKRI,” ungkap Sekda Dian.

Sekda Dian juga menekankan bahwa setelah mengikuti LKD, peserta harus aktif dalam kegiatan organisasi,  di dalamnya ada kegiatan keagamaan dan sosial yang dilaksanakan oleh Fatayat NU. Paling tidak,  dapat menjadi teladan yang baik di lingkungan.

Lebih lanjut, Sekda Dian mengingatkan para kader Fatayat NU untuk menjadi perempuan yang cerdas dan tangguh dalam menjalankan roda organisasi Fatayat NU di Kuningan dengan pemahaman yang baik tentang keorganisasian. Dia juga menekankan pentingnya memberikan kontribusi yang positif, tidak peduli apa pun profesinya atau bidang yang ditekuninya.

Ketua FC Fatayat NU Kuningan, Dadah Samroti Puadah, S.Pd, menjelaskan bahwa LKD ini diadakan untuk memperkuat organisasi Fatayat NU di Kuningan dan menciptakan kader yang militan. Setelah mengikuti LKD, para kader diharapkan mampu menyelenggarakan kaderisasi di tingkat PAC.

“Kegiatan Ini adalah langkah penting untuk memperkuat organisasi, mengembangkan kader berkualitas, dan mendukung peran perempuan dalam Nahdlatul Ulama serta masyarakat secara keseluruhan. Sehingga terwujud  akselerasi  pemimpin perempuan di Abad ke 2 NU. Sekaligus LKD ini juga merupakan bagian dari rangkaian Hari Santri Nasional (HSN), bahwa Fatayat NU merupakan bagian dari santrinya KH. Hasyim Asy’ari,” pungkasnya. (ADING MULYADI/IKP/DISKOMINFO).

Komentar