oleh

Persiapan Penyambutan HUT RI Ke-80 di 39 Kecamatan Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya-LINTAS PENA—-Dalam mengadakan kegiatan untuk tanggal 17 Agustus yang akan datang di ( 39 kecamatan ), masyarakat pun berbondong bondong mempersiapkan pemasangan bendera di sepanjang jalan Kabupaten Tasikmalaya yang di mulai dari tanggal 20 Juli  guna  menyambut bulan Agustus yang akan datang.  Karena di bulan tersebut adalah   bulan merdekanya Indonesia ( 17 Agustus 1945 ) saat sebelumnya berada di bawah penjajahan Belanda dan Jepang serta untuk mengenang jasa pahlawan yang ikut berperang dalam proses memerdekakan Indonesia. Itulah mengapa rakyat Indonesia selalu mengenang meskipun masa mereka telah berlalu, dalam hal tersebut masyarakat Kabupaten Tasikmalaya mengadakan persiapan dalam menyambut 17 Agustus.

Dengan adanya 17 Agustus, masyarakat di seluruh Indonesia khususnya 39 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, supaya generasi penerus bisa lebih sadar bagaimana perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan tanah air ini, sehingga para pahlawan pahlawan yang telah gugur di medan perang dapat terkenang jasa jasa-Nya dan para generasi penerus dapat menjaga persatuan seperti yang tercatat dalam pancasila yang ke-3 yaitu “PERSATUAN INDONESIA”,

Dalam hal tersebut kiranya masyarakat Indonesia mampu menjaga persatuan, di mana tidak ada lagi diskriminasi yang sering terjadi dan mengedepankan sikap toleransi dengan sesama, sehingga tidak ada lagi masalah yang dapat menimbulkan perpecahan, ini juga merupakan salah satu sikap untuk menunjukkan ke cinta-an terhadap tanah air serta menunjukkan rasa menghargai terhadap para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan Indonesian.

Dalam kegiatan tersebut, juga dijadikan sebagai ajang silaturrahmi agar sesama warga menjadi lebih harmonis, terlebih untuk penerus bangsa, maka dari itu setiap tanggal 17 Agustus, Masyarakat Seluruh Indonesia Mengadakan Kegiatan Upacara, Pawai, Pasang Bendera, Hias Jalan serta beragam perlombaan, guna memperingati hari kemerdekaan negara republik Indonesia ini.( DENI ABDUL ROJAK )

Komentar