Bengkalis, LINTAS PENA—Seminar Prospect Talk dengan tema “Integritas Perempuan: Teguh Melangkah, Cerdas Mengambil Peran dalam Keberlanjutan” dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional (8 Maret) pada hari Rabu, 11 Maret 2026 melalui Zoom Meeting, dengan narasumber Ririanti Safrida – Manager Production PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Production Sei Pakning, Titis Puspita Dewi – Chairperson Prospect Foundation dan Alia Bihrajihant Raya, S.P, M.P, Ph.D – Ketua Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Sementara moderator Dyah Putri Utami – Sustainability Consultant Manager Prospect Research
Seminar ini diselenggarakan untuk mendorong kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya integritas serta peran strategis perempuan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung kesetaraan dan pengembangan kapasitas Perwira Perempuan, dengan memberikan ruang bagi perempuan untuk terus berkembang, mengambil peran kepemimpinan, serta berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan di lingkungan kerja maupun dalam pembangunan masyarakat secara lebih luas.
Seminar ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dan menghadirkan para narasumber yang membagikan perspektif serta pengalaman mengenai peran perempuan dalam kepemimpinan, pengambilan keputusan, serta kontribusinya dalam mendorong keberlanjutan di berbagai sektor. Diskusi dipandu oleh moderator dan berlangsung secara interaktif dengan pemaparan materi dari masing-masing narasumber.
Dalam penyampaian materinya, Ririanti Safrida selaku Manager Production Kilang Sungai Pakning menyebutkan bahwa kompetensi tidak mengenal gender.“Kompetensi tidak mengenal gender. Perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk mengambil peran, termasuk dalam proses pengambilan keputusan di lingkungan kerja. Yang terpenting adalah bagaimana kompetensi itu terus diasah, karena dari sanalah peluang dan kepercayaan akan datang. Di Kilang Pertamina, setiap perempuan diberi ruang untuk menjadi aktor dan berkontribusi. Karena itu, perusahaan juga harus memastikan terciptanya lingkungan kerja yang aman dan suportif, agar perempuan dapat terus berkembang dan meningkatkan produktivitasnya dalam bekerja,” ujar Ririanti Safrida.
Pada kesempatan yang sama, Ririanti Safrida juga menyampaikan bahwa melalui Program Pertiwi di perusahaan, Pertamina berupaya mendorong kesetaraan bagi para Perwira Pertamina. Program tersebut dibentuk dengan visi untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan perempuan, sekaligus menciptakan kader-kader pemimpin yang mampu berkontribusi tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan dunia secara lebih luas.(MAHIR RITONGA)****
