Kota Banjar, LINTASPENA — Ada yang berbeda di SDN Sinartanjung, Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Rabu (2/9/2026). Sejak pagi, seluruh siswa dari kelas I hingga kelas VI mengikuti kegiatan “Rabu Jenius”, sebuah gerakan literasi dan numerasi khusus yang dikemas melalui pembelajaran di luar kelas.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas sekolah. Para siswa diajak membangun kebiasaan membaca dan berhitung dengan suasana belajar yang lebih santai, aktif, dan menyenangkan sebelum mengikuti pembelajaran di dalam kelas.
Didampingi wali kelas masing-masing, siswa mengikuti berbagai aktivitas yang berkaitan dengan literasi dan numerasi. Pola pembelajaran di luar kelas ini diharapkan mampu membuat siswa lebih antusias sekaligus menghilangkan kesan bahwa membaca dan berhitung merupakan kegiatan yang membosankan.
Kepala SDN Sinartanjung, Dewi Restika, S.Pd., melalui salah seorang Guru Mapel. PAI Aa Triana Ginanjar, S.PdI., menegaskan bahwa budaya literasi dan numerasi harus dibangun melalui pembiasaan, bukan hanya melalui teori di dalam kelas.
“Kami ingin literasi dan numerasi menjadi kebiasaan anak-anak. Membaca dan berhitung bukan hanya untuk mendapatkan nilai, tetapi merupakan bekal penting yang akan mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Dewi Restika melalui Aa Triana Ginanjar saat ditemui Lintas Pena, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, sekolah sengaja memberikan ruang kepada siswa untuk belajar di luar kelas agar proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan dan tidak terpaku pada suasana belajar yang formal.“Anak-anak perlu diberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Ketika mereka menikmati prosesnya, mereka akan lebih mudah memahami materi. Karena itu, kami terus mendorong guru dan wali kelas untuk menghadirkan pembelajaran yang aktif dan kreatif,” ujarnya.
Program “Rabu Jenius” juga menjadi bentuk komitmen sekolah dalam memperkuat kemampuan dasar siswa. Sebab, kemampuan membaca, memahami informasi, serta berhitung menjadi pondasi yang sangat menentukan keberhasilan siswa dalam mengikuti pembelajaran pada jenjang berikutnya.
Seluruh wali kelas dilibatkan dalam kegiatan tersebut untuk memberikan pendampingan kepada siswa sesuai dengan tingkat kelas dan kemampuan masing-masing.
Pihak sekolah berharap kegiatan “Rabu Jenius” dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga budaya membaca dan kemampuan numerasi semakin melekat dalam diri para siswa.
Dengan pembiasaan sejak bangku sekolah dasar, SDN Sinartanjung berupaya mencetak generasi yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki rasa ingin tahu, mampu memahami informasi, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.punkasnya.(AJAT SUDRAJAT)****
