oleh

Rehab UPPKB Balai Raja Kec. Pinggir Tidak Ada Papan Plang Kegiatan, Diduga Proyek Siluman

Bengkalis, LINTAS PENA. Proyek yang dibiayai oleh negara baik itu dari APBN maupun APBD Harus ada papan plang kegiatan, sesuai dengan UU KIP. Selasa 30 Nopember 2021 sekira jam 15 ⁰⁰ Wib awak media melihat ada kegiatan perbaikan di Jembatan timbang UPPKB Balairaja Kec. Pinggir Kab. Bengkalis Riau tidak ada papan plang kegiatan proyek.

Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan plang nama itu indikasinya diduga sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggarannya.

Semestinya pihak pemborong atau kontraktor harusnya membuat papan plang nama kegiatan.Sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 tahun 2008 dan perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai Negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan.

Setelah mengambil dokumentasi, awak media menemui salah seorang pegawai didalam kantor UPPKB dan dia menjawab bahwa kepala kantor tidak berada ditempat.

Kepala UPPKB Balairaja saat dikonfirmasi melalui  pesan WhatsApp mengatakan “Saya juga ga tau, tiba2 dtg aja, katanya dari kantor BPTD yg suruh”.

Sebelum ini awak media pernah bertanya melalui WhatsApp pada tgl 27 September kepada kepala UPPKB Balairaja masalah jembatan timbang mengapa tidak berfungsi, karena awak media melihat mobil truk yang ODOL bisa leluasa lewat tanpa ada pemeriksaan, sehingga mengakibatkan jalan khususnya di kota Duri banyak yang bergelombang akibat dari kelebihan muatan.

Dia mengatakan “Dapat kami jelaskan bahwa saat ini kami dari UPPKB tidak melakukan aktifitas penimbangan karna sejak pertengahan Mei 2021 alat penimbangan  perangkat JTO (Jembatan timbang Online) kami dalam keadaan rusak diakibatkan oleh Sambaran petir, dan situasi ini sdh kami laporkan ke pimpinan secara berjenjang sampai ke Dirjen Perhubungan Darat, namun sampai saat ini belum adanya team tekhnis yg datang untuk perbaikan, sesuai instruksi dari pimpinan saat ini kami hanya melakukan pencacahan lalulintas dua arah di jembatan timbang, itu yg dapat kami lakukan saat ini bapak, terimakasih”

Aneh tapi nyata, bukannya JTO yang rusak diperbaiki, malah halaman samping kantor yang direhab.Sampai berita ini diturunkan belum juga ada papan nama proyek hingga tidak diketahui menggunakan dana apa dan berapa besar anggarannya.( ZUL)***

Komentar

News Feed