oleh

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Latihkan Pembinaan Pramuka Kepada Siswa-Siswi Perbatasan

SANGGAU, KALBAR – Latihkan Pramuka sejak dini sebagai bentuk kedisiplinan, inilah yang dilakukan Prajurit Pos Komando Taktis (Kotis) Gabma Entikong Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha dilakukan dengan cara menjadi tenaga pendidik (Gadik) khususnya dalam bidang kepramukaan atau latihkan pembinaan pramuka kepada siswa-siswi SDN 03 Sontas, di Dusun Sontas, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Demikian disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha, Letnan Kolonel Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) Gabma Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau. Sabtu, 11 Februari 2023.

Dansatgas mengatakan, Anggota Pos Komando Taktis (Kotis) Gabma Entikong Satgas Pamtas Yonif 645/Gty selalu aktif dan berinisiatif dalam melaksanakan kegiatan melatihkan kepramukaan kepada siswa-siswi di perbatasan. Kali ini dipimpin oleh Serda Alfrianus Pedro beserta 2 (dua) orang anggota menjadi tenaga pendidik latihkan pramuka di sekolah SDN 03 Sontas. Ujar Dansatgas

Dikatakannya, kegiatan tersebut sebagai wujud ikut membantu program pemerintah dalam mencerdaskan anak-anak bangsa terutama diwilayah perbatasan, sekaligus peningkatan kecintaan siswa-siswi perbatasan terhadap NKRI yang harus selalu dipupuk mulai dari usia dini. imbuhnya

“Perlunya kesabaran serta pemahaman terhadap tiap diri murid merupakan tantangan tersendiri bagi kami sebagai pelatih pembinaan pramuka untuk lebih bersemangat dalam mendidik siswa – siswi untuk berikan pendidikan karakter agar para siswa-siswi di perbatasan menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” terang Pedro

Selanjutnya Kepala Sekolah SDN 03 Sontas, Bapak Muhammad Neil Asril, S.Pd sangat terharu dan bangga serta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dengan kehadiran prajurit TNI dari Satgas Pamtas Yonif 645/Gty ke sekolah mereka dan yang membuat warna baru karena yang mengajar berseragam loreng dan berbadan gagah dan tegap, serta lebih terlihat antusias keceriaan dari siswa-siswi dalam mengikuti kegiatan ini. Pasalnya, mereka baru pertama kali mendapatkan materi yang diajarkan langsung oleh anggota TNI dalam hal ini Satgas Pamtas. Ujar M. Neil.(Pen Satgas Pamtas Yonif 645/Gty)

Komentar