Kab.Tasik LINTAS PENA—Hj Sri Suhendrawati S.Pd,M.Pd.dan segenap keluarga besar SLBN Tasikmalaya,yang berlokasi di Jln Pesantren No.235 Desa Tanjungmekar Jamanis, Tasikmalaya, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan hari jadi atau Milangkala Kabupaten Tasikmalaya ke-394 tahun 2026. Peringatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Tasikmalaya untuk meneguhkan kembali jati diri daerah, dengan tema besar “Jayantara Priangan Timur 2026” yang mencerminkan semangat kebersamaan,inovasi, dan kemajuan,katanya
Kepala SLBN, Tasikmalaya Hj.Sri Suhendrawati. S.Pd,M.Pd., menegaskan bahwa Milangkala bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi atas perjalanan panjang sejarah Sukapura hingga Tasikmalaya hari ini. “Kami berharap Milangkala ke-394 ini menjadi pengingat akan pentingnya pendidikan, budaya, dan persatuan dalam membangun masyarakat Tasikmalaya yang lebih maju,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya (27/7/2026).Tampil kompak kontingen Tasik Utara Kecamatan Rajapolah, kenalkan Khas Daerah “Kerajinan Tangan Anyam Anyaman Dijayantara Priyangan Timur.
Sebagai organisasi profesi guru, Kepala SLBN Tasikmalaya Hj Sri Suhendrawati,M.Pd,berharap momentum hari jadi Ke-394 menjadi Penyemangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama mewujudkan kemajuan daerah sesuai dengan semangat” nyongsong Mangsa Tasik Raharja” menilai tema Jayantara Priangan Timur sejalan dengan visi pendidikan yang berorientasi pada penguatan karakter, kearifan lokal, serta daya saing global. “Guru memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu menjaga tradisi sekaligus menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya.
Ucapan selamat dari SLBN Tasikmalaya ini sekaligus menjadi doa agar Kabupaten Tasikmalaya terus berkembang sebagai pusat pendidikan, budaya, dan ekonomi kreatif di wilayah Priangan Timur. Dengan semangat kebersamaan,SLBN Tasikmalaya berkomitmen mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
SLBN Tasikmalaya juga menekankan bahwa peringatan Milangkala harus menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan, untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Hal ini penting agar Tasikmalaya mampu menjawab tantangan global tanpa kehilangan akar budaya lokal yang menjadi identitas daerah.
Bersama-sama para guru bertekad meningkatkan mutu pendidikan,mencerdaskan generasi penerus, dan turut membangun Tasikmalaya menjadi daerah yang tidak hanya maju dalam pembangunan,tetapi juga unggul dalam kualitas sumberdaya manusia,Pungkasnya. ( JOHAN R.)*
