oleh

Suster Emiliana Dopo Djena lulusan terbaik Wisuda Perdana Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius Maumere

Maumere, LINTAS PENA

Suster Emiliana Dopo Djena biarawati dari Kongregasi Fransiskanes Sampang, Regio NTT Mbay merupakan lulusan terbaik Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius Maumere pada wisuda perdananya Rabu 20 Maret 2019 di Sikka Convention Centre Maumere yang diikuti 50 wisudawan/ti meminta para wisudawan/ti untuk tidak berpuas diri tetapi sesungguhnya inilah saatnya perjuangan di dunia nyata dengan terus mengembangkan diri untuk berprestasi, membantu sesama, mencerdaskan bangsa dengan tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran dan keadilan terhadap orang-orang yang kita layani .

Suster kelahiran Mataloko kabupaten Ngada 1 November 1983 berkisah pertama kali memasuki Akademi Farmasi pada tahun 2015 dibenak saya tidak ada bayangan apapun bahkan hati saya terus bertanya apakah saya bisa menjalankan amanah dari kongregasi? Apakah saya mampu mewujudkan apa yang menjadi harapan kongregasi? Sungguh suatu tanggungjawab yang saya harus perjuangkan.

” Hari ini adalah bukti dari tanggungjawab selama menjalani perkuliahan dan inilah hasil perjuangan saya dan teman-teman melewati liku-liku untuk mencapai mimpi dan cita-cita selama kurang lebih 3 tahun,” ujar suster Emiliana.

Sebagai angkatan pionir lanjut Suster Emiliana, banyak hal yang menjadi problem dan tantangan selama menjalani studi tetapi semuanya sudah dilewati dengan baik sehingga saya dan teman-teman hadir disini bukanlah lagi sebagai mahasiswa tetapi wisudawan.

Awal perjumpaan di lembaga ini akui suster, semua terasa asing, bertemu dengan latar belakang yang berbeda dan bahkan berasal dari jenjang pendidikan SMA dengan jurusan yang berbeda-beda.” Dengan perbedaan inilah yang membuat kami saling mengenal, saling memahami, saling belajar, saling menghargai, saling mendukung dan saling memotivasi satu sama lain sehingga dapat mencapai impian yang sama yakni menjadi farmasis.”

Suster Emiliana juga mengatakan menjadi mahasiswa akademi farmasi merupakan suatu kebanggan karena di lembaga inilah kami mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Kami bisa belajar tentang makna dari sebuah perjuangan, pantang menyerah, bekerja keras dan tahu arti sebuah pengorbanan.

Kepada semua pihak terutama dewan pimpinan umum Kongregasi di Kalimantan Barat, pimpinan Regio dan para dewan di Flores dan kepada semua suster yang telah mendukungnya suster Emiliana mengucapkan terimakasih.

Di akhir sambutan Suster Emiliana mengatakan hari ini adalah hari kebahagiaan kita. Selamat berbahagia kepada wisudawan/ti dan selamat berjuang di dunia kerja. “Anyone who stops learning will grow old, anyone who keeps learning will stay young ( siapapun yang berhenti belajar akan cepat tua, siapapun yang terus belajar akan tetap muda),” katanya. *

(Yuven Fernandez)

 

Komentar