oleh

Inilah Ramalan Tahun Kemunculan Imam Mahdi (Ratu Adil) dan Nabi Isa (Satrio Piningit)

Oleh: Alfaqir Ki Santri Herba Gohor Lama (Guru Besar Padepokan Kalam Suci)

NABI Muhammad SAW memang pernah menceritakan segala hal peristiwa besar yang bakal terjadi di masa mendatang. Waktu itu sehabis Isya Nabi memberi pengajian tak seperti biasa, isinya mengenai kejadian-kejadian penting yang akan terjadi di masa mendatang sampai hari kiamat.”Tak ada seorang pemimpinpun di masa mendatang yang memimpin 300 orang atau lebih kecuali aku diberitahukan nama dan ciri-cirinya,” begitu mahfum Nabi.

Seorang sahabat berkata, kami malam itu berkompetisi adu hafalan tentang nubuwah-nubuwah nabi itu.  Kami tak sanggup menghafal semua nama-nama itu (mungkin karena nama nama non Arab dan lokasi kejadiannya yang futuristik).

Sebut misalnya Nabi menyebut kata Jirman (Jerman), Hitler, Ar-Rusy (Rusia), dll. Para sahabat masih enteng menghafal nama-nama spt Anwar Sadat, Saddam, Nasher, dll. Atau lokasi seperti Mesir, Negeri Isra’ Miraj (Palestina Israel), Bani Israil dll.

Hal itu terungkap di sebuah manuskrip kuno. Belum lama ini telah ditemukan manuskrip tentang nubuwah masa depan ini di Turki. Bahkan konon sebenarnya Notrodamus (?) juga mencontek sebagian nubuwah hadist sehingga ia bisa punya ramalan-ramalan yang benar benar terjadi.

Ini adalah cuplikan perkataan nabi di manuskrip yang ditulis ulang oleh peneliti berjudul : “Salam wa Harb fi Akhir Zaman ar Rabb“.

Isinya berbunyi: “Perang akhir zaman adalah Perang Dunia, yakni kali ketiga sesudah dua perang besar sebelumnya. Banyak sekali yang mati di dalamnya”.

Lalu dalam keterangan yang lain, Abu Hurairah menjelang mautnya berkata  : “Aku tidakingin mati dalam menyembunyikan ilmu dari Nabi. Maka aku kabarkan pdmu apa yang aku dengar dari Rasulullah SAW.”

“Dalam rangkaian (hitungan) Hijrah sesudah seribu tiga ratus (tahun)/1300 H, dan mereka mengikat perjanjian yang disitu Raja Roma melihat bahwa perang semesta dunia pasti terjadi. Allah menghendaki terjadinya perang. Dan waktu tidak berjalan tanpa perjanjian dan perjanjian. Lalu berkuasalah seorang laki-laki dari negeri yang bernama Jirman, Bernama Al-Hirr (Hitler), Ia ingin menguasai seluruh dunia. Memerangi semua bangsa di negeri-negeri salju dan kebaikan. Ia bergerak dengan murka Allah sesudah beberapa tahun api (menyala). Ia ingin membunuh rahasia Ar-Rusy atau Ar –Rusia.

Dalam rangkaian Hijrah sesudah seribu tiga ratus (tahun)/1300 H., terhitung lima atau enam, Mesir diperintah oleh seorang laki-laki yang dipanggil dengan “NASHIR“ yang disebut bangsa Arab sebagai “Sang Pemberani dari Mesir“. Allah membuatnya hina dalam perang dan perang, dan ia tidak memperoleh kemenangan. Kemudian Allah menghendaki Mesir memperoleh kemenangan di bulan-bulan yang mereka cintai, dan itu adalah untuk-Nya. Mesir diterima sebagai pemelihara al Bait dan Arab, dengan seorang laki-laki bersama Sada, ayahnya Anwar. Akan tetapi ia berdamai dengan pencuri Masjid Al Aqsa di negeri Al-Hazin.

Di Irak muncul seorang lai-laki yang bertindak sewenang-wenang…… dan……. Sufyani (ada data yang hilang).Di salah satu matanya terdapat tanda sedikit kemalasan. Namanya Ash-Shaddam  (Saddam Husein) yakni penghancur orang-orang yang bersekutu untuk menentangnya di Kuwait kecil yang dimasukinya. Ia adalah Mahdun. Tidak ada kebaikan bagi Sufyani kecuali dengan Islam. Ia baik dan buruk, dan kecelakaan bagi pengkhianat Al-Mahdi yang terpercaya.

Lalu dalam rangkaian Hijrah seribu empat ratus (tahun)/1400 H, dan hitunglah dua atau tiga Dekade (20-30 thn/satu Dekade=10 thn.),……. (ada data yang  hilang. /menurut ilham penulis, data yang hilang tersebut menyebutkan:dan tambahkanlah 10 tahun lagi. Jadi    bila akhir dekade ketiga adalah 1439 H, maka di tambah 10 tahun lagi, jadi paling lama pada 1449 H atau tahun: 2028 Masehi, Imam Mahdi akan muncul!).

Al-Mahdi Al Amin keluar dan memerangi seluruh dunia dan menghimpun orang-orang sesat dan dimurkai Tuhan, dan orang-orang yang terseret dalam kemunafikan di bumi Isra’ dan Mi’raj di tepi bukit MAJIDUN(MAGEDON)Israel.

Dalam perang itu keluar seorang ratu dunia, pelaku makar dan pelacur. Namanya Amirika. Ia menggoda dunia waktu itu dalam kesesatan dan kekafiran. Sementara itu Yahudi dunia saat itu berada di tempat yang paling tinggi. Mereka menguasai seluruh Al Quds dan Al Madinah Al Muqaddasah (Kota yang disucikan).

Semua negeri datang dari laut dan udara, untuk memerangi Imam Mahdi, kecuali Negeri Salju (Russia)  yang menakutkan dan Negeri Panas(Afrika)  yang menakutkan. Al Mahdi melihat bahwa seluruh dunia melakukan makar buruk kepada dirinya dan ia melihat bahwa makar Allah lebih hebat lagi. Ia melihat bahwa seluruh alam Tuhan berada dalam kekuasaannya.

Akhir dari perang itu ada di tangannya, dan seluruh dunia merupakan pohon-pohon dari dahan hingga ranting-ranting adalah miliknya (Al Mahdi).

Di tanah Isra’ dan Mi’raj /Bukit Magedon terjadi perang dunia yang disitu Al Mahdi memberi peringatan kepada orang-orang kafir agar mereka  mau keluar/menyerah. Maka orang-orang kafir dunia berkumpul untuk memerangi Al Mahdi dalam pasukan sangat besar yang belum pernah dilihat sebelumnya(dari pasukan NATO). Juga dalam kelompok kekuatan Yahudi Al Khazar Israel, dan masih terdapat pasukan lain yang tidak diketahui jumlahnya (karena banyaknya pasukan NATO).

Al Mahdi melihat bahwa siksa Allah sangat mengerikan dan bahwa janji Allah benar-benar telah datang dan tidak diakhirkan lagi.

Kemudian Allah melempari mereka dengan lemparan yang sangat dahsyat(meteor). Bumi, lautan dan langit  mereka terbakar, dan langit menurunkan hujan yang sangat buruk untuk mereka. Seluruh penduduk bumi mengutuk orang kafir dunia, dan Allah mengizinkan lenyapnya seluruh orang kafir di perang Dajjal, dan perangnya terjadi di negeri Syam dan Bukit Magedon Israel.………”.

Itu adalah sebagian cuplikan dari isi buku tentang nubuwah tersebut. Manuskrip langka tersebut berasal dari abad ke 2 H  ditulis oleh salah seorang Tabi’at – Tabi’in yang berasal dari Syam (wilayah Lebanon, Palestina).

Manuskrip ini tersimpan di perpustakaan Turki di Istanbul.

Walaupun dlm manuskrip tsbt, Abu Hurairah tidak menyebutkan kapan turunnya Nabi Isa dari langit, tapi secara tersirat Nabi Isa akan turun ke bumi untuk membantu Imam Mahdi untuk membunuh Dajjal.

Turunnya Nabi Isa saat waktu subuh di Mesjid Menara Putih di Kota Damaskus Suriah.Sebab, yang bisa membunuh Dajjal hanyalah Nabi Isa.

Dan saat pertempuran dengan Dajjal di Bukit Magedon Israel, Nabi Isa dan Imam Mahdi saling bahu membahu menghancurkan Amerika, Israel, dan aliansi pasukan NATO.

Bila di telisik hadist riwayat Abu Hurairah di atas, dan prediksi praktisi ilmu hikmah yang menyebutkan bahwa kemunculan Imam Mahdi paling lambat tahun 1449 H  atau 2028 Masehi, maka hal tersebut tidaklah  jauh berbeda dengan prediksi  atau ramalan Jongko Joyoboyo dalam kitab Musasar bait ke 159 berbunyi:

Selet-selet yen besok ngancik tutuping taon, sinungkalan Dewa Wolu ngasta manggalaning Ratu.

Bakal ana Dewa ngejawantah apeng awak manungso.

Apa surya pada bathara kresna.

Watak Baladewa ageman Trisula wedha jinejer wolak waliking zaman.

Wong nyilih mbalikake.

Wong utang mbayar utang.

Nyowo bayar nyowo.

Utang wirang nyaur wirang.

Arti:”—Selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun, ada delapan Dewa yang mengusung seorang Ratu (Ratu Adil).

Ada dewa tampil berbadan manusia.

Berparas seperti Batara Kresna, berwatak seperti Baladewa.

Bersenjata Trisula Wedha.

Itulah tanda perubahan zaman.

Orang yang minjam mengembalikan.

Orang berhutang membayar hutangnya.

Hutang nyawa dibayar nyawa.

Hutang malu dibayar malu.”

Itulah isi Jongko Joyoboyo bait ke 159.

Maka arti: “Selet selet yen mbesok ngacik tutuping taon“, adalah: selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun, (yang penulis artikan adalah: di tahun 1449 H  atau 2028 Masehi) yang semua tahun tsbt berada di akhir tahun dalam satu decade (satu dekade 10 tahun).

Maka sangat tepatlah bahwa kemunculan Imam Mahdi (Ratu Adil) paling lambat akan muncul di tahun 1449 H atau 2028 Masehi.!

Maka bila saat ini kita berada di 1444 H , atau 2022 Masehi, maka untuk  sampai di tahun 1449 H atau 2028 waktunya paling lama 6 (enam) tahun lagi…!.

Benarkah prediksi tsbt? He..he…monggo dilihat saja nanti..

Namun, tidak perduli kapanpun Allah akan munculkan Imam Mahdi, maka sebagai orang muslim, kita tetaplah harus memperkuat keimanan dan & ketaqwaan serta ketawakkalan kita kepada Allah SWT.

Setidak-tidaknya untuk membentengi diri dari kemaksiatan dan kemunafikan.Sebab pada zaman edan sekarang ini, memegang agama itu ibarat seperti menggenggam bara api.Bila di pegang maka tangan akan terbakar, tapi bila dilepas maka api pun akan padam.!

Salam kebajikan dari:

AL FAQIR KI SANTRI HERBA GOHOR LAMA ( 0822-8677-4575)***