oleh

SMAN 1 Maos – Cilacap Siap Terapkan Sistem SKS

Cilacap, LINTAS PENA

Kepala SMAN 1 Maos Sumarsono, S. Pd, M. Pd yang selalu ingin memberikan hal – hal baru tentang perkembangan di SMAN 1 Maos, baik tentang Pendidikan Formal maupun non formal. SMAN 1 Maos   beralamatkan di Jalan Raya Maos No. 484 Klapagada Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap selalu menjadi pilihan utama masyarakat maupun lulusan SMP yang ada di Kecamatan Maos, Kesugihan, dll karna banyak keindahan yang ada di dalamnya.

Sumarsono, S, Pd, M.Pd, mengatakan dengan adanya penerapan SKS di sekolah-sekolah, maka sekolah tersebut dianggap mampu dengan syarat-syarat dan  kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Tengah telah merencanakan dan menetapkan untuk mencanangkan penerapan Sistem Kredit Semester (SKS) di SMA Negeri 1 Maos Kabupaten Cilacap. Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 158 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester (SKS) pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Salah satu sekolah di Cilacap yang sudah menerapkan SKS dalam proses pembelajarannya adalah SMA Negeri 1 Maos. SMAN  1 Maos yang berstatus akreditasi A ini telah menggunakan kurikulum 2013 dan telah menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS) yang diterapkan untuk peserta didik di kelas X tahun ajaran 2016/2017.

“Awalnya mereka harus memilih Program IPA atau IPS, dengan rekap jejak rapor semasa SMP semester 5, SKHU untuk nilai IPA dan Matematika, test potensi akademik dan psikotest. Ketika sudah dilalui kemudian dilanjut dengan proses SKS, anak- anak bisa memilih 4,5 atau 6 semester,” kata Sumarsono.

Baginya, dengan sistem tersebut, peserta didik dapat menentukan jumlah beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester pada satuan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan/kecepatan belajar seperti di bangku kuliah.

Alasan tersendiri SMANSA menerapkan sistem ini didasarkan pada hasil survey, yang hampir semua siswa ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sehingga sekolah berkewajiban untuk mengantarkan ke minat dan bakatnya dan tentunya adalah mendapatkan dukungan dari orangtua siswa dan komite sekolah. Diketahui, SKS di sekolah ini merupakan sistem yang hampir menyerupai kuliah. Indeks Prestasi (IP) juga diterapkan, setiap siswa pun masih didampingi oleh satu guru pembimbing akademik. Cilacap Kerja Bersama Sukseskan Bangga Mbangun Desa. Kami tentunya bangga dengan semua itu. (H. ARIYANTO SULAEMAN/ RAMA PUTRA)***

Komentar