Oleh : Drs. H. Muh. Basis, MBA, M.Ri (Terapis Hipno-Spiritual , Motivator, Trainer dan Wirausahawan Berbasis Spiritual)
TULISAN ini bukan untuk menyindir siapapun. Tulisan ini, saya share, semata-mata, karena mahabbah (cinta) saya pada sesama. Plus, agar kita sama sama nyaman saat kita wafat kelak. Wafat yang kita tanpa digondeli berbagai hutang. Hutang pada bank, koperasi atau pada si A, si B, si C dan pada sisi yang lain ?.
Banyak hadist Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan/menjabarkan tentang sangat-sangat bahaya & ngerinya masalah HUTANG.
Siapapun dapat menghayati 5 hadits berikut di bawah, agar tidak mudah berhutang, kecuali jika mengalami kondisi yang memang sangat-sangat darurat.
Jika terpaksa berhutang, alangkah baiknya untuk segera melunasi hutang tersebut, agar tidak menjadi beban di kemudian hari & di akhirat kelak.
HADITS PERTAMA
Bahaya hutang selanjutnya disebutkan lewat hadist Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu. Rasulullah SAW bersabda jika seseorang berhutang di dunia maka ruhnya akan terkatung-katung. “Ruh seorang mukmin (yang sudah meninggal) terkatung-katung karena hutangnya sampai hutangnya dilunasi.” (HR. At Tirmidzi no. 1079, ia berkata, “(Hadits) hasan”, disahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi).
HADITS KEDUA
Bahaya hutang selanjutnya juga dijelaskan lewat hadist Shuhaib bin Sinan Ar Rumi Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda bahwa seseorang yang berhutang dan belum melunasinya akan dibangkitkan kelak sebagai pencuri”.
Sabda Nabi Muhammad SAW : “Siapa saja yang berhutang dan ia tidak bersungguh-sungguh untuk melunasinya, maka ia akan bertemu Allah sebagai seorang pencuri.” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, no.5561, disahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ no. 2720).
HADITS KETIGA
Terkait bahaya hutang ini telah dijelaskan lewat hadist Uqbah bin Amir Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda :“Jangan kalian meneror diri kalian sendiri, padahal sebelumnya kalian dalam keadaan aman.’
Para sahabat bertanya, ‘Apakah itu, wahai Rasulullah?’ Rasulullah menjawab, ‘Itulah hutang!’ (HR. Ahmad [4/146], At Thabrani dalam Mu’jam Al Kabir [1/59], disahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah [2420]).
HADITS KEEMPAT
Tentang bahaya hutang juga dijelaskan lewat hadist Abdullah bin Umar Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih punya hutang, maka kelak (di hari kiamat) tidak ada dinar dan dirham untuk melunasinya. Namun yang ada hanyalah kebaikan atau keburukan (untuk melunasinya)” (HR. Ibnu Majah no. 2414, disahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah no. 437).
HADITS KELIMA
Lewat hadist Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, Nabi SAW menyatakan bahwa menunda hutang sama saja berbuat kezaliman.Sabda Nabi SAW : “Penundaan pelunasan hutang oleh orang yang mampu adalah sebuah kezaliman, maka jika hutang kalian ditanggung oleh orang lain yang mampu maka setujuilah.” (HR. Bukhari no.2287).
BIODATA PENULIS:
Gus Muh. Basis (GMB) / Gus Muh / Kyai Kalam Sirrullah / Drs. H. Muh. Basis, MBA, M.Ri : Terapis Hipno-Spiritual , Motivator ,Trainer , Wirausahawan Berbasis Spiritual , Pemandu Ziarah Walisongo Sejak Tahun 1990-an , Direktur Utama PT. IKNU UNU ( Universitas Nahdlatul Ulama) Cirebon ,Pendiri Majelis Cinta Allah & Nabi Muhammad (MAJTANIM) , Pembina : Yayasan Cipta Bhakti Husada (YCBH), SMK Kes. CBH, Lembaga Pendididikan Profesi Kesehatan (LP2K) CBH , Peruqyah Internasional ,Trainer Nasional Ruqyah Massal Plus Terapi Ketuk Chi (RUMPUT TEKI) ,Pendiri / Guru Besar Padepokan Bhakti Nusantara , Penulis Berbagai Buku : Spiritual, Budaya, Sosial, Seni , Pencipta Lagu ,Pelatih Tari Sufi & Hadhrah, Dll. ☆Konsultan Pribadi (Berbagai Problem Pribadi). ☆Trainer/Terapis Hipno-Spiritual. ☆Pengijazah berbagai keilmuan hikmah/spiritual. : Mendiklat & Berangkatkan Tenaga Kerja ke Luar Negeri & Dalam Negeri dengan sambil kuliah di UNU Cirebon. ☆Butuhkan Mitra untuk Mendirikan Lembaga Pendidikan Kesehatan Program D1 & D2 di berbagai daerah. ☆Siap Bekerjasama utk Adakan Pelatihan Ilmu Hikmah, Meditasi, Reiki, Chi, Senam Pernapasan, Dll.








Komentar