oleh

Perkuat Spiritualitas di Momentum Hari Santri Nasional 2026, Bupati Tasikmalaya Dr.H.Cecep Nurul Yakin S.Pd.M.A.P Laksanakan Ziaroh ke Maqbaroh Para Ulama

Kab.Tasikmalaya LINTAS PENA—-Mengawali rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026, Bupati Tasikmalaya Dr.H.Cecep Nurul Yakin S.Pd.,M.A.P didampingi Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya H.Asep Lukmanul Hakim S.Ag.,M.Si bersama Forkompimda , Keluarga Besar Kemenag Kabupaten Tasikmalaya,Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Tasikmalaya, Ketua FSPP, FKDT,TNI-Polri serta unsur terkait .telah melaksanakan kegiatan ziarotusyuyukh atau ziaroh ke maqbaroh para ulama dan para pahlawan kemerdekaan pada Selasa 13 Oktober 2026.

Kegiatan ziaroh diawali dari Pondok Pesantren Cipasung maqom KH.Ilyas Ruhiat (Abah Ruhiat) Singaparna,ke Ponpes Sukamanah Sukarame Maqom Kh.Zainal Musthafa,Ponpes Cintawana Mangunreja maqom KH.Mohammad Toha,maqom KH.Rd.Aon Abdul Majid (Agan Aon) dan di akhiri di Ponpes Cilenga Sariwangi maqom KH.Muhammad Syabandi.

Ziarotusyuyukh menjadi salah satu bentuk penghormatan kepada para ulama dan masyayikh yang telah berjasa besar dalam menyebarkan ajaran Islam, mengembangkan pendidikan pesantren serta membina kehidupan keagamaan masyarakat khususnya di Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam arahannya bupati Tasikmalaya Dr.H.Cecep Nurul Yakin S.Pd.,M.A.P Menyampaikan bahwa kegiatan ziarotusyuyukh bukan sekedar perjalanan ziaroh melainkan momentum untuk mengenang perjuangan,keteladanan dan pengabdian para ulama dalam membangun peradaban islam.

“Melalui kegiatan ziarotusyuyukh ini kita ingin mengenang jasa dan perjuangan para ulama yang telah meletakan fondasi pendidikan islam,membimbing umat serta memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara keteladanan mereka harus terus kita pelajari dan kita implementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari ”ungkap Bupati Cecep.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya H.Asep Lukmanul Hakim S.Ag.,M.Si menegaskan bahwa para ulama dan pendiri pondok pesantren  memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman,memperkuat persatuan serta menanamkan semangat cinta tanah air.Nilai-nilai tersebut selaras dengan semangat Hari Santri Nasional yang mengingatkan pentingnya peran santri dan pesantren dalam perjalanan bangsa indonesia.

Selanjutnya H.Asep  Lukman berharap agar kegiatan ziarotusyuyukh dapat menjadi sarana memperkuat keimanan, meningkatkan kecintaan terhadap ulama serta menumbuhkan semangat pengabdian bagi seluruh jajaran kemenag Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial  tetapi mampu memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk meneruskan perjuangan para ulama melalui pelayanan keagamaan yang profesional,tulus  dan penuh tanggung jawab kepada masyarakat ”jelas H.Asep Lukmanul Hakim.

(ADE BACHTIAR ALIF)*

Komentar