Oleh : Fransisko, S.Pd,Gr (Guru SDN 008 UPT III GHS 2 Sumber Jaya, Kec.Teluk Belengkong, Prov. Riau)
Sepak bola adalah permainan bola besar yang dilakukan dengan cara menendang bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawang kawan agar tidak kemasukan. Permainan beregu ini sangat digemari oleh anak-anak dari berbagai daerah, tidak terkecuali bagi anak-anak yang berada di daerah terpencil.
Meskipun demikian struktur tanah yang tidak rata bahkan sangat sulit didapati tanah lapang dan datar, menjadi kendala bagi mereka untuk bermain bola dengan peraturan yang sesungguhnya. Permainan sepak bola yang semestinya ada dua gawang sering kali dibuat hanya satu gawang saja. Bahkan dengan aturan yang mereka buat sendiri, dengan tetap mempertahankan prinsip dasar permainan sepak bola yaitu menendang bola ke gawang. Meski dengan kondisi lapang dan aturan permainan seadanya, mereka tetap meninkmati permainan sepak bola dengan bergembira.
Sebagai guru PJOK yang bertugas mendidik siswa melalui permainan dan olahraga tentu hal itu bukan menjadi masalah yang sangat besar. Dalam pembelajaran PJOK tidak mengkhususkan bermain sepak bola, namun lebih kepada permainan bola besar. Adapun cabor hanya sebagai alat saja agar siswa memahami konsep berbagai cabor olahraga yang menggunakan bola besar. Pembelajaran bola besar terutama pada materi sepak bola, guru PJOK dapat memodifikasi alat, ukuran lapang, dan peraturan permaian. Seperti halnya yang dilakukan guru PJOK di daerah terpencil, mereka kerap kali memodifikasi alat seperti bola menggunakan bola plastik, bola karet, atau bola lainnya. Termasuk lapangan seukuran lapangan voli yang dimodifikasi menjadi lapang multifungsi.
Inisiatif dan kreatifitas guru akan memicu semangat anak-anak untuk bermain. Tidak hanya itu pembelajaran juga akan lebih efektif dan efesien. Teknik-teknik sepak bola seperti menendang dengan kaki bagian dalam, luar dan punggung kaki akan lebih mudah untuk dipelajari dan siswa dapat melakukannya dengan baik sesuai instruksi guru.
Harapan besar siswa-siswi di daerah terpencil adalah adanya lapangan sekolah yang memadai dan rata (tidak berbukit) agar pembelajaran PJOK dapat terlaksana dengan baik dan siswa akan lebih leluasa untuk bermain dan belajar. Bagaimanapun juga pembelajaran PJOK sangat penting dalam meningkatkan kebugaran jasmani siswa. Kebugaran jasmani siswa sangat mendukung terhadap kemampuan berpikir dan tumbuh kembang siswa sesuai dengan masanya.(***








Komentar